Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 14 September 2026

Tidak Terima Diputus Cinta, Kekasih Dibakar

* Sibuk Dandani Pacar, Jarum Pentul Tertelan
- Minggu, 05 Juni 2016 16:36 WIB
283 view
Tidak Terima Diputus Cinta, Kekasih Dibakar
Roma (SIB)- Seorang mahasiswi cantik di Italia dibakar hingga tewas oleh mantan pacarnya yang tidak terima korban memutuskan untuk mengakhiri hubungan asmara dengan tersangka. Sebagaimana dilansir ITV, Selasa (31/5), Jaksa Penuntut Umum (JPU) Maria Monteleone mengatakan bahwa Sara di Pietrantonio (22) tewas di ibu kota Roma pada Minggu 29 Mei 2016 akibat dibakar  hidup-hidup oleh Vincenzo Paduano (27).

Dilaporkan, Paduano yang tidak terima diputus cinta langsung mengejar korban yang sedang mengendarai mobil. Paduano lalu memaksa korban turun. Karena menolak, tersangka gelap mata dan langsung membakar mobil Pietrantonio.

Sang mahasiswi cantik yang ketakutan karena mobilnya dibakar langsung melarikan diri ke jalan. Entah setan apa yang merasuki Paduano, tidak puas dengan membakar mobil korban, ia kemudian mengejar Pietrantonio dan menyiramnya dengan alkohol lalu membakar perempuan malang itu menggunakan korek api gas.

Salah satu petugas dari Kepolisian Roma mengatakan bahwa ini adalah kasus paling kejam yang pernah diselidiki. "Saya dapat mengatakan bahwa dalam 25 tahun bekerja, saya tidak pernah melihat sesuatu (kasus) yang sekejam ini," ujar Luigi Silipo, petugas kepolisian yang bertugas menyelidiki kasus pembakaran ini.

Saat ini Paduano sudah ditahan oleh Kepolisian Roma. Awalnya ia tidak mengaku telah melakukan tindakan keji tersebut, namun akhirnya mengakuinya.
Penyidik mengatakan bahwa Paduano yang bekerja sebagai satpam sudah menjalin hubungan dengan Pietrantonio selama dua tahun. Kemudian ia tidak menerima ketika Pietrantonio mengakhiri hubungan asmara dengannya. "Ia tidak bisa menerima fakta ditinggalkan oleh korban, ketika korban mengakhiri hubungan asmara (dengan Paduano)," tambah Silipo.

Tertelan
Seorang siswi di SMA Massachusetts, Wellesley, Amerika Serikat, tanpa sengaja menelan jarum pentul. Tak hanya itu, awalnya wanita ini bahkan tak menyadari bahwa jarum pentul yang hilang itu bersarang di dekat paru-parunya. Peristiwa ini berawal ketika Kathleen Garvey bersiap pergi ke acara prom-nite bersama kekasihnya, Colin Emerson.

Saat menjelang keberangkatan ke lokasi acara, Colin mengalami kesulitan dengan rangkaian bunga hias yang menempel di jasnya. Kathleen pun membantunya. Dia menata bros bunga itu agar terlihat rapi. Sementara itu, jarum pentul yang dipakai untuk memasang bros disimpan di sela bibir.

"Colin lalu melucu, dan saya tak kuat menahan tawa. Saya pun terbahak, dan jarum pentul itu hilang," kata Kathleen saat diwawancara saluran televisi WFXT-TV. "Tak ada sakit yang saya rasakan, juga enggak ada rasa tak nyaman. Hal yang saya ingat adalah saya tertawa dan terselak. Saya pikir jarum itu jatuh," sambung dia. Kathleen tak yakin apakah memang jarum itu tertelan atau hilang di lantai.

Saat mereka sibuk dengan hilangnya jarum pentul, bus yang akan mengangkut mereka ke lokasi acara tiba. Mereka pun melupakan sejenak insiden itu dan tetap hadir di prom-nite.  "Saya ikut pesta itu, saya menari, saya melakukan semua hal dengan baik-baik saja," kata Kathleen.

Keesokan harinya, setelah mendengar cerita itu, Ibu Kathleen tetap membawa putrinya ke dokter, meski anaknya tak memberi keluhan. Nah, dalam pemeriksaan sinar x terungkap keberadaan benda logam itu.  "Jarum itu turun melalui tenggorokan saya, masuk ke trachea, dan bersarang di saluran penapasan sisi kanan, dekat dengan paru-paru," kata Kathleen dalam siaran di WBZ-TV.

Selanjutnya, tim dokter pun bisa mengangkat jarum itu dari dalam tubuh Kahtleen tanpa menyebabkan cedera. "Mereka yang di rumah sakit terperanjat, sungguh kaget, bagaimana mungkin dia bisa melewatkan acara semalam suntuk dengan berjoget dan berpesta tanpa ada cedera," kata ayah Kathleen, John Garvey. (kps/okz/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru