Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 02 Mei 2026

Hebat, Tukang Sapu Mampu Menyekolahkan 37 Anak

- Minggu, 26 Februari 2017 18:42 WIB
283 view
Hebat, Tukang Sapu Mampu Menyekolahkan 37 Anak
Zhao Yongjiu mengumpulkan barang-barang bekas.
Shenyang (SIB)- Seorang tukang sapu jalan di Shenyang, China, bernama Zhao Yongjiu (56) baru-baru ini menjadi sorotan berkat kedermawanannya. Tercatat, selama 30 tahun terakhir, pekerja kasar tersebut telah menyumbangkan Rp333 juta demi menyekolahkan anak-anak yang kurang beruntung.

Jika dihitung-hitung, jumlah sumbangannya merupakan sebagian besar dari upah bulanan yang ia peroleh. Gajinya per bulan sebesar 2.400 yuan atau Rp4,6 juta. Diperkirakan sudah 37 anak putus sekolah yang dikembalikan dan dimasukkannya ke bangku pendidikan.

Seperti diwartakan Oddity Central, Selasa (21/2), Zhao sehari-hari meninggalkan rumahnya di Provinsi Liaoning sekira pukul 04.30. Ia baru pulang pada pukul 21.00. Hidupnya amat sederhana, bahkan tergolong tidak layak. Akan tetapi, kebulatan tekadnya untuk menyekolahkan anak-anak yang terlahir di keluarga miskin lebih besar daripada keharusannya hidup mewah. Meski hidup diirit-irit, Zhao berusaha menyisihkan penghasilannya untuk berdonasi.

Sudah tiga dekade berlalu sejak dia menjalankan niatnya berderma itu dan belum ada keinginan untuk menghentikannya. Zhao mengaku justru semakin terpanggil, semakin ingin membantu lebih banyak anak-anak kurang mampu untuk bersekolah.

Kebaikan dan ketulusan hati bapak yang satu ini sungguh patut diteladani. Tanpa pamrih, ia mengorbankan banyak hal demi meningkatkan taraf pendidikan anak-anak. Bahkan, Zhao yang juga mencari tambahan dengan memulung itu pernah terpaksa menjual rumahnya. Kini dia tinggal di suatu rumah kontrakan dengan satu ruang saja. Harga sewanya 600 yuan atau Rp1,2 juta sebulan. Bayangkan, betapa kecil sisa penghasilannya, tetapi dia masih berderma.

Ketika ditanya apa yang mendorong tindakannya itu, Zhao menjawab terinspirasi dari pengalaman masa kecilnya. Pada 1976, ia kehilangan ayahnya. Ibunya harus berjuang seorang diri mencari makanan dan menyajikannya di meja.

Keluarganya benar-benar kesulitan, tetapi para tetangga membantu mereka melewati masa-masa kelam itu. "Mereka selalu berbagi apa yang mereka punya kepada kami. Terkesan dengan kebaikan hati mereka, saya memutuskan untuk mendedikasikan hidup saya membantu orang lain juga," tuturnya.

Kisah Zhao Yongjiu meluas dengan cepat di dunia maya. Banyak warganet di media sosial terkesan dengan kemurahan hatinya. Beberapa sampai menjuluki dia pahlawan di dunia nyata. "Jika ada lebih banyak orang di dunia yang berhati semulia pembersih jalan ini, dunia pasti akan jadi tempat yang lebih baik," komentar seorang warganet di Sina Weibo, jejaring sosial buatan China yang mirip Twitter. (liputan6.com/c)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru