Zhengzhou (SIB)- Demi mempertahankan rumah miliknya, seorang warga desa di Zhengzhou, China, rela membangun patung Buddha raksasa berlapis emas. Praktis, rumah dan patung Buddha tersebut menjadi sisa-sisa dari desa yang kini sudah rata dengan tanah tersebut.
Warga desa lainnya sudah sepakat untuk menjual tanah mereka kepada pengembang yang hendak membangun perumahan bergengsi di atas bekas desa lusuh tersebut. Namun, perempuan yang diketahui bermarga Lian itu tetap bertahan di tengah-tengah kepungan debu pembangunan.
Seperti dimuat Shanghaiist, Jumat (21/7), Lian mampu bertahan meski pasokan air dan listrik ke rumahnya sudah diputus pengembang. Patung Buddha setinggi 10 meter (m) itu sengaja dibangunnya di halaman rumah agar selalu terlindung.
Patung berlapis emas tersebut dibangun dengan biaya 500 ribu yuan China (setara Rp983 juta). Lian mendanai sendiri pembuatan patung tersebut dengan bantuan dari keluarga serta sejumlah kerabat. Beberapa warga desa sempat mencela upaya Lian itu sebagai cara agar harga ganti rugi rumahnya dinaikkan. Namun, salah satu keponakannya menepis anggapan tersebut.
"Dia adalah seorang penganut Buddha yang taat. Dia ingin pergi dari situ, tetapi Buddha tidak menghendaki hal tersebut," tutur keponakan yang tidak diketahui namanya itu. Negosiasi antara pihak pengembang dan Lian terus berlangsung. Hanya waktu yang akan menjawab apakah perundingan itu berhasil membawa Lian keluar atau tidak. (okz/d)