Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Heboh Penampakan Hewan Peliharaan Berotot Kekar

- Minggu, 15 Oktober 2017 13:27 WIB
713 view
Heboh Penampakan Hewan Peliharaan Berotot Kekar
Banteay Meanchey (SIB) -Baru-baru ini dunia maya dikejutkan dengan foto dan video viral yang menayangkan babi-babi kekar di suatu peternakan Kamboja.
Pihak peternakan tersebut mengunggahnya melalui Facebook. Dalam tayangan, beberapa ekor babi tampak kekar berotot. Tapi tampilan itu justru mengundang sejumlah kritikan dari warganet. Kegusaran pemirsa terutama karena babi-babi kekar itu seperti kesulitan berjalan. Badan pembela hak hewan PETA menuduh bahwa babi-babi itu telah mengalami rekayasa genetik.

Melalui blog, kelompok itu bahkan menyebutnya "babi-babi mutan" atau "Okja di dunia nyata." Dikutip dari bebarapa sumber, hewan bernama Okja adalah karakter hewan dalam sebuah film Korea Selatan. Ia digambarkan sebagai babi super yang merupakan hasil pembiakan untuk keperluan pertandingan.

Seperti dikutip dari iflscience.com pada Rabu , PETA menuliskan, "Babi-babi mutan diternakkan agar berkembang seukuran itu hanya untuk dijagal dan dimakan?" "Ini benar-benar horor yang sedang berlangsung di sebuah peternakan Kamboja, di mana babi-babi yang diubah secara genetik dibiakkan untuk menumbuhkan massa otot."

Ada suatu dugaan tentang pengembangan massa otot pada babi. Permintaan produk babi semakin banyak dalam beberapa tahun belakangan ini. Karena harga babi bergantung kepada berat, maka babi yang berotot memberikan keuntungan lebih besar.

Tapi, Newsweek menduga bahwa hewan-hewan itu mungkin dibiakkan agar menjadi berotot dan bukan karena modifikasi genetik. Alasannya, foto-foto lain yang diunggah ke Facebook oleh peternakan yang sama memperlihatkan bahwa tidak semua babi di sana berotot kekar.

Di lain pihak, warganet mencurigai adanya penggunaan steroid atau rekayasa genetik untuk menciptakan babi-babi seperti itu. Bahkan warganet yang menduga hewan-hewan itu lebih karena pembiakkan pilihan pun tidak terlalu suka. Kata seorang pengguna Facebook, "Jelas dibiakkan agar jadi begitu. Apa tidak ada aturan yang menghentikan hal seperti ini." (liputan6.com/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

Jakarta(harianSIB.com)PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatat laba periode berjalan yang dapat diat