Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Perempuan HKBP se-Resort Medan Gelar Seminar Bertajuk “Soripada Na Pantas Marroha”

- Minggu, 17 Mei 2015 21:33 WIB
737 view
Perempuan HKBP se-Resort Medan Gelar Seminar Bertajuk “Soripada Na Pantas Marroha”
Medan (SIB)- Perempuan HKBP se-Resort Medan menggelar seminar bertajuk ‘Soripada Na Pantas Marroha” dengan menghadirkan pembicara dari sisi theologis dan budaya untuk kesehatan untuk mencari figur "Soripada Na Pantas Marroha" di jaman sekarang, Senin (20/4) di Hotel Polonia Medan.

Seminar yang menghadirkan pembicara Ephorus Emeritus HKBP Pdt Dr Bonar Napitupulu dan Pdt JR Hutauruk, Pengamat Budaya Prof Dr Robert Sibarani MS, Praktisi Kesehatan dr Nora C Hutajulu SPJP dihadiri kaum perempuan HKBP se-Resort Medan.

Pdt Bonar Napitupulu dalam uraiannya bahwa kriteria "Soripada Na Pantas Marroha" secara tegas diuraikan dalam Alkibat mulai perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Kriteria itu bila dijalankan dengan baik akan membawa kebaikan dalam membina hubungan rumah tangga Kristen.

Kriteria Soripada Na Pantas Marroha katanya disampaikan dari isi Alkitab itu mengisyaratkan bahwa seorang istri atau kaum perempuan harus  menjadi penolong yang sepadan, menjadi sumber kehidupan, menjadi "pohon anggur", memelihara kecantikan, membangun rumah tangga dengan mengasihi suami dan anak-anak.

Hal yang paling utama adalah bahwa seorang perempuan itu harus senantiasa mengandalkan Tuhan dengan ketekunan berdoa dan mencintai Firman Tuhan serta mau belajar secara terus menerus belajar mengembangkan diri.

Sementara menurut Prof Robert Sibarani Ms melihat bahwa kaum perempuan adalah menjadi penentu masa depan generasi masa depan. Di balik sukses seseorang ada 2  figur yang menentukan yaitu  ibu dan istri. Kedua figur itulah yang menjadi penentu bagi setiap orang.

Menurutnya dari hasil penelitian yang dilakukan bahwa bahwa untuk mencapai karakter sebagai seorang "Soripada Na Pantas Marroha" harus melalui pelaksanaan 13 peranan kaum perempuan dalam masyarakat Batak/Toba.

Peranan itu adalah gelar yang selalu disandangkan kepada setiap perempuan yang melaksanakanya seperti "Soripada","Sirongkap ni tondi", "Nanialap", Nanioli,"Tunggane boru", "Paniaran", Parsonduk Bolon", "Dongan Saripe", "Inang Siadopan", "Pardijabu", "Pardihuta", "Tuan Boru" dan "Boru ni Raja".
Ketigabelas gelar itu menjadi kriteria yang akan dipenuhi untuk bisa menjadi Napantas Marrohha dalam tradisi masyarakat Batak/Toba.

Penyelenggara kegiatan yang ditanggungjawabi Pendeta HKBP Resort Medan Pdt Dr Plaston Simanjuntak itu diketuai Ny Lince Lumban Tobing br Napitupulu, Sekretaris Ny Bunga Tambunan br Hutagalung SE MM, Bendahara Ny Delima Siahaan br Lumban Tobing, Seksi ibadah Bertauli br Hutauruk,Seksi Seminar Dr Ny Roswita Marpaung br Silalahi, Seksi Konsumsi St Ny Marta Aritonang br Pasaribu, Seksi dana/Sosisl Ny Intan Hutapea br Panggabean, Seksi Perlombaan Ny St Lidang Panggabean Br Siahaan, St Saur Napitupulu br Dairi, Seksi Kesehatan Drg Yohana Damanik br Siregar. (A8)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

Jakarta(harianSIB.com)PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatat laba periode berjalan yang dapat diat