Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

Surabaya Bakal Punya Gelanggang Salurkan Hobi Balap Liar Remaja

- Minggu, 19 Juni 2016 15:07 WIB
442 view
Surabaya Bakal Punya Gelanggang Salurkan Hobi Balap Liar Remaja
SIB/Dok
BERKENDARAAN YANG BAIK: AKP Mukmin Rambe dari Dilantas Sumut, Kacab Jasa Raharja Medan Harwan Muldidarmawan diwakili staf humas Pahala Sitorus bersama para remaja Medan dalam kegiatan bimbingan berkendaraan yang baik, awal Juni 2016.
Surabaya (SIB)- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan pihaknya akan merangkul seluruh remaja di kota dengan penduduk terbanyak di Indonesia itu.
Sejak April 2016, mantan Kadis Pertamanan tersebut sudah mengumpulkan anak-anak punk. "Kami juga sedang memikirkan menyalurkan bakat anak-anak remaja yang suka balap liar. Mungkin ada gelanggangnya," ujarnya di satu live show televisi yang dipandu Maudy Koesnaedi bertajuk Curahan Hati Perempuan, Kamis, (16/6).

Tri bilang, fenomena punkers sudah mengemuka. Suatu kali ia ikut merazia punker dari kawasan Monumen Kapal Selam. Untuk musik, selain memberi wadah misalnya menghadirkan band metal, pihaknya minta punkers jangan berkeliaran dan mengotori kota dengan ngamen. "Sebenarnya saya tidak ngerti musiknya.
Kadang saya lucu karena telingat saya, berisik. Tetapi, kegemaran anak-anak harus dipenuhi tapi harus pula benar. Usai ngepunk, harus sekolah," tegasnya sambil menegaskan untuk balap liar pun segera dicarikan solusi.

Khusus untuk berkendaraan yang baik, Jasa Raharja dan Honda membimbing ratusan remaja untuk berkendera dengan baik.

AKP Mukmin Rambe dari Dilantas Sumut mengatakan, tingkat kerawanan remaja berkendaraan masih tinggi. Antisipasi hal yang tak diinginkan, harus memiliki kedisiplinan tinggi.

Di tempat yang sama, Kacab Jasa Raharja Medan Harwan Muldidarmawan melalui staf humas Pahala Sitorus mengatakan, pihaknya mengingatkan mengenai hak dan kewajiban pengendara kendaraan bermotor yang diatur sesuai sesuai UU 34 Tahun 1964 dan UU No 33 Tahun 1964. Diantaranya bagi setiap korban yang tertabrak kendaraan bermotor dan kereta api, termasuk mereka yang menjadi korban tabrak lari, masuk dalam lingkup jaminan Jasa Raharja. "Jasa Raharja memiliki motto PRIME (Proaktif, Ramah, Ikhlas, Mudah, dan Empati) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.

Dalam kegiatan itu sejumlah pertanyaan kritis dari mahasiswa Politeknik Negeri Medan mengemuka seperti diutarakan Fahlefi yang bertanya soal ahli waris.
Hadir di kegiatan itu Abdul Razak dan para bikers. (T/Rel/R9/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru