Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

KNPI dan Pramuka Medan Bangun Sekolah Sungai

- Minggu, 30 Oktober 2016 13:46 WIB
527 view
KNPI dan Pramuka Medan Bangun Sekolah Sungai
Ka Kwarcab Medan Husni SE MSi
Medan (SIB)- Ketua Kwartir Cabang (Ka Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Medan H Muhammad Husni SE MSi mengatakan pihaknya siap mengirim berapapun yang diinginkan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumut dalam menyukseskan program membersihkan sungai di Medan. "Pramuka Medan sudah ikut sekolah sungai. Tadi, saat aksi bersih Sungai Deli, Pramuka Medan, sudah cakap," ujarnya di jeda aksi bersih sungai di Medan dalam rangka memeringati Sumpah Pemuda 2016, Jumat (28/10) didampingi Ketua KPI Sumut Ir Soegiat Santoso MSi dan sejumlah penggiat remaja di Dermaga Sungai Avros yang ditentori Pecinta Sungai Deli Go Rive.

Muhammad Husni bilang, sesuai namanya, sekolah sungai adalah program belajar mengenai seluk beluk sungai dengan segala aspeknya, yang berbasis komunitas untuk para pegiat sungai. "KNPI menambahkan dari sisi nasioalisme pemuda," tambahnya.

Menurutnya, yang paling perlu ditanamkan adalah pengetahuan memadai tentang pengelolaan sungai berkelanjutan berbasis komunitas dengan partisipasi masyarakat. "Sesuai data KLHK, kerusakan sungai-sungai di Indonesia yang mencapai 73 persen. Itu pada tahun 2014. Pramuka Medan ingin pengelolaan sungai selama ini yang jauh dari ideal menjadi ideal," tutup M Husni.

Di tempat yang sama Soegiat Santoso mengatakan, banyak salah kaprah dengan fungsi dan tanggung jawab pengelolaan sungai di Medan. "Ketika banjir datang karena sungai di Medan meluap, banyak cibiran. Padahal, penyebab banjir itu masyarakat sendiri. Menebang hutan di hulu, buang sampah sembarangan. Bahkan warga Medan abai dengan kebersihan sungainya," tegasnya.

Ia mencetuskan dan merealisir sekolah sungai untuk maksud menciptakan kader muda yang memiliki kualitas merawat lingkungan. "Di Medan, basisnya sungai... ya merawat sungai!"

Mantan aktivis itu mengatakan, soal pengelolaan untuk merawat sungai pun bayak yang tidak tepat asumsinya. Kalau sungai besar, yang bertanggung jawab adalah Pemerintah Pusat karena sumber dana pengelolaannya dari pusat. Untuk sungai sedang seperti Sungai Deli, tanggung jawab perawatannya dari Pemprovsu. "Tetapi memang warga Medan, khususnya generasi muda harus disasarkan cinta lingkungan. Itulah sebabnya kenapa KNPI Sumut ingin lebih aktif menciptakan kader muda cinta lingkungan," tandas Soegiat Santoso didampingi Endah Sinaga.

Sekolah sungai, tegasnya, memberikan edukasi tentang sungai kepada masyarakat dengan cara belajar langsung dengan komunitas sungai. "Edukasi langsung praktik. Apalagi di penghujung tahun curah hujan tinggi, saatnya memahami langsung! Kesadaran untuk mewujudkan sungai yang bersih, sehat, produktif dan lestari otomatis muncul!"

Melalui sekolah sungai, Soegiatn Santoso juga berharap agar masyarakat menyadari berbagai potensi bahaya dari sungai sehingga warga bisa melakukan berbagai antisipasi untuk pengurangan risiko bencana. (R9/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru