Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026
Curhat

Terulang, Ala Bisa Karena Biasa

* Agung Prayogi SMAN 2 Rantau Selatan, Labuhanbatu
- Minggu, 06 November 2016 21:02 WIB
360 view
Terulang, Ala Bisa Karena Biasa
Kalau ditanya apa yang paling tidak kusuka hari ini adalah membuka pintu. Pasti, yang mengetuk-ngetuk dari luar itu adikku. Rasanya, tidak ada waktu membukakan untuknya. Gak sempat.

Tetapi karena ketukannya semakin keras, aku menyerah. Begitu membuka langsung kusambut dengan hardikan. Rasanya ingin meludah tapi aku cuma sampai hati melototkan mata saja.

Aku kesal alang kepalang. Kemarin, ketika mau pakai t-shirt jersey, busana dari bahan kaus itu tidak berada di tempat. Kupikir aku lupa menyimpannya. Setelah kucari ke seluruh sudut, mulai almari hingga kamar mandi, kudapat di onggokan kamarnya. Baju itu seperti barang loak. tak berharga.

Kegeraman kutumpahkan pada mama. Mama menyabarkan tapi aku kadung tak suka. Tetapi, kali ini aku tak dapat berbuat apa-apa. Melihat wajahnya, runtuh murkaku. Raut tatapan matanya itu seperti memohon ampun. Apalagi adikku cerita betapa bangganya memang jersey tersebut.

Bulan lalu, sepatu baruku jadi sasarannya. Meskipun kebesaran, dipala-palakannya memakainya. Sepatuku dijejalinya dengan lipatan kaus kaki di bagian depan hingga pas dengan ukuran kakinya.  Nasib sepatuku itu sama seperti t-shirt jerseyku. Siaaal.

Tapi aku mau bilang apa. Meskipun sebelumnya ingin rasanya kutelan hidu-hidup, ketaksukaanku akhirnya runtuh. Apalagi kali ini sorot matanya layu. Suaranya pun tak seperti biasa.

Sakitkah? Kupegang lehernya, memang agak hangat. Kucoba bercanda dengan bilang badannya terkejut pakai jersey ori bukan KW seperti badannya, tapi adikku tak juga semangat. Jangankan tertawa, tersenyum saja tak bisa.

Di tempat tidurku ia baringan. Kukusuk-kusuk kakinya perlahan. Mungkin saking enaknya, ia tertidur. Pulas. Sampai menjelang malam, ia masih lelap dan ngorok. Hanya saja, aku terpaksa membangunkannya dan memintanya pergi dari kamarku karena di tempat tidurku itu ngeces. (R9/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru