Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026
Curhat

Email PDF

* Julaiha Sarumpaet - SMAN 2 Rantau Selatan, Labuhanbatu
- Minggu, 13 November 2016 19:07 WIB
444 view
Email PDF
Kali ini aku tak tahu harus menggali alasan apalagi. Tugas sekolah, tak juga selesai. Tadi, ketika masuk kelas, pekerjaan rumah dari Bu Syifa, tak siap. Lebih tepat tak dikerjakan. Ketika kekhawatiran akan amarahnya mereda, sekarang muncul lagi yang lain.

Tugas dari Bu Sovi juga belum dikerjakan. Memang, kemarin sudah ingat, tapi karena berhias kesibukan lain, jadi lupa. Saking tidak tahu harus berbuat apa, aku pasrah saja. Sepanjang menunggu kehadirannya aku terus berdoa. Kiranya si ibu tidak marah.

Ketika sesosok tubuh masuk. Aku langsung memejamkan mata.  Tidak berani menatap. Tetapi, tatkala mendengar suara yang beda, aku terkesiap. Ke mana Bu Sovi. "Saya guru PKL di sini!"

Singkat cerita, Bu Sovi tak jadi masuk. Aku bersyukur. Ah, inilah kalau anak saleh berdoa. Langsung dikabulkanNya. Saking girang, aku menghentakkan kakiku sebab gembira.

Tugas dari Bu Sovi adalah membuat email dalam bentuk PDF. Sebenarnya gak sulit sih. Portable Document Format adalah sebuah format file yang diciptakan oleh Adobe System, Inc. Dalam kekomputeran, file jenis itu sangat populer dan banyak digunakan terutama dalam bentuk e-book karena dapat dengan mudah dibuka menggunakan berbagai aplikasi gratis. Meski mudah, toh aku tak mengerjakan.

Ketidakhadiran Bu Sovi sama artinya masih ada waktu senggang mengerjakannya. Tetapi tidak! Usai guru PKL masuk, Bu Sovi muncul. Ia langsung menanyakan tugasnya. Ketika ditagih padaku, dengan wajah memelas aku berkata jujur.

Kukatakan belum kukerjakan tapi sudah kuselesaikan dalam bentuk biasa. Maksudnya, seperti membuat surat seperti biasa. Bu Sovi ingin melihatnya.

Meski diselimuti rasa khawatir, kutunjukkan saja apa yang ada padaku. Bu Sovi meneliti. Aku memerhatikan dengan khawatir, bahkan takut. Tetapi, sambil mengikuti sorot wajahnya, aku mendapatkan pesan bahwa ia puas dengan orat-oretku. Lihatlah di wajahnya ada sekuntum senyum.

Ia menatapkan dengan tawa. "Tugas dari saya kan membuat surat lamaran dalam bentuk PDF. yang kamu buat ini surat cinta!" ujarnya dan disambut riuh orang dalam kelas.

Aku tertunduk malu. Benar. Itu surat dari kekasih kakakku yang kucopypaste. (r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru