Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

P u i s i

- Minggu, 13 November 2016 19:08 WIB
355 view
P u i s i
Pelangi

Setelah hujan reda
Kau datang dengan pesonamu
Menyibak gumpalan awan kelabu di langit
Menggantikkannya dengan warnamu
Tujuh warna berbeda
Melukiskan dirinya masing-masing
Menciptakan keselarasan
Memikat takjub yang melihatnya
Saatku menatapmu
Mataku terkagum melihat indahnya
Bibirku berdecak memuji penciptanya
Langit senja terhibur karenamu
Kami pun terlahir melihatmu
Bak purnama yang selalu bercahaya.

Gabriella Siahaan,
SMP Budi Murni 1 Medan


Pahlawan

Berjuang di medan perang
Tak kenal lelah
Bertaburkan darah
Demi bangsamu tercinta
Aku akan membalas semua jasamu kelak
Aku akan berjuang
Hingga ajal hidup ku kelak
Demi bangsa Indonesiaku tercinta.

Ida Merlawati Marbun,
SMA Nasrani 3 Medan


Pahlawanku

Engkau rela demi bangsa
Demi status "Merdeka"
Engkau maju tak gentar
Dengan bermodalkan "Bambu runcing"
Sakit dan Perih
Ketika mengenang perjuanganmu
Aku sebagai generasi bangsa
Hanya bisa menghormat Sang Merah Putih
Yang engkau raih dan biarkan berkibar di sana !!!

Hana Siagian,
SMP Budi Murni-3 Medan

Sahabat

Bagaimana kabarmu di sana
Apakah dalam suka cita
Ku teringat raut wajahmu
Hingga aku terbendung rasa rindu
Di saat aku susah
Dikau selalu ada menghiburku
Di saat ku terpuruk letih
Dikau ada untuk membantu.

Harry Capri Sihombing,
SMA Nasrani 3 Medan


Matahari

Kau datang di pagi hari dengan sendirinya
Kamu tersenyum untuk menyambut pagiku
Dan berkata selamat pagi
Bunga di tamanpun menyambut pagi dengan cerah
Kau temani hari-hariku dengan prasaan bahagia
Sampai nanti kau juga akan pergi dengan sendirinya
Di sore hari nanti
Dan berkata: sampai bertemu lagi.

Ida Merlawati Marbun,
SMA Nasrani 3 Medan


Pertanda

Kuambil bongkahan batu besar
Kulempar dan ku biarkan
Kuingin terbangkan ke langit
Agar sampai angkasa
Matahari seakan termenung
Sinar hangat menjadi rapuh
Kenyataan seakan dongeng
Membritakan cerita berkesudahan
Merah kuning hijau tak beratur
Menyertai hidup tak berarti
Pertanda apakah ini..?
Bingung, takut, sesal, menjadi satu.

Lola Theresia Sitorus,
SMAN 1 Siantar Narumonda



Nikmat

Disaat ku gundah
Engkau selalu ada
Disaatku terkena bencana
Kau selalu setia kepadaku
Disaat kuingin kau lenyap
Tapi engkau tetap ada.

Natasya Tarigan,
SMP Budi Murni 1 Medan

Senandung Waktu

Waktu . . .
Ku terka kan melaju
Pantang mundur tuk menunggu
Senandung simphoni menghasut
Putar balikkan sekalut malut
Ku kira,
Cukup bening tuk dilanjutkan
Ternyata . . .
Terlalu rumit tuk diselaraskan
Silahkan saja pergi
Tak ada harapan lagi
Cukup pergi
Dan ambil jalanmu sendiri.

Siti Indrianingsih,
SMAN 1 Siantar Narumonda



Jujur
 
Tak perlu kau tertawa terbahak-bahak
Tak perlu kau menangis tersedu-sedu
Tak perlu kau menari-nari
Tak perlu kau berlari-lari
Tak perlu kau bersenda gurau
Tak perlu kau histeris
Tak perlu kau menjerit
Tak perlu kau terkejut
Tak perlu kau berlagak bodoh
Tak perlu kau memohon-mohon
Tak perlu kau merayu-rayu
Tak perlu kau berkata manis
Tak perlu dan tak perlu
 
Katakan ya bila ya
Katakan tidak bila tidak
Itulah "Jujur".

Yemima Grace Seera Nainggolan,
SMP Budi Murni 1 Medan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru