Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

Gerakan Nasional Antinarkotika di Medan Sasar Anak-anak

- Minggu, 26 Februari 2017 17:37 WIB
336 view
Medan (SIB)- Gerakan Nasional Antinarkotika (Granat) Kota Medan menggelar rapat kerja di Gedung PKK Medan, Sabtu (18/2). Ketua Granat Medan Sastra SH MH mengatakan, kegiatan selain untuk memadukan gerakan masif dalam pengabdian di masyarakat, Granat pun menyasar anak-anak dalam penyuluhan. "Para bandar semakin leluasa bergerak, sasarannya semakin menumpu pada usia lebih muda," ujar pria yang menjabat sebagai Sekretaris PDI Perjuangan Medan tersebut.

Menurutnya, hasil Rakercab akan dibagikan kepada seluruh aktivis antinarkotika yang tergabung dalam Granat serta melaporkan secara resmi kepada Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dan Ketua DPRD Kota Medan Hendry Jhon Hutagalung dan instansi terkait.

Ketua Panitia Rakercab Granat Kota Medan Rion Aritonang SH mengatakan, hasil rapat kerja bakal menjadi panduan dalam berbagai kegiatan yang terarah dan terukur sehingga tujuan untuk menekan dan mempersempit peredaran ilegal narkotika dapat tercapai. Didampingi Sekretaris Panitia Yafie Qobar Rambe SE MSi dan Bendahara Dedi Siregar SSos, Rion menggariskan intruksi Sastra bahwa kegiatan tidak ada membuat proposal permohonan bantuan dana, agar langkah Granat tidak terkontaminasi dari para bandar dan pengedar narkoba.

Pada Rakercab Granat yang dibuka Wakil Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution MSi itu menampilkan paparan Brigjen Pol (Purn) Victor Edison Simanjuntak.
Menurut pria yang dikenal penggiat antikorupsi itu, sasaran peredaran narkoba pada anak muda tak semata menghancurkan prestasi tapi muaranya merusak sendi perekonomian karena dalam memenuhi kebutuhan narkoba, segala cara dilakukan. "Bahkan pemakai yang candu dari kalangan status sosial terpandang seperti birokrat  tidak segan-segan menyalahgunakan wewenang seperti korupsi untuk membeli narkoba!"

Mantan Direktur Tindak Pidana Ekonomi & Khusus Bareskrim Mabes Polri yang mengadopsi hidup sederhana tersebut mengatakan, perdagangan narkoba semakin meluas karena motif ekonomi tapi dampaknya kekuatan negara. "Banyak bandar antarbenua mengeruk untung dari perdagangan haram itu. Keuntungan digunakan macam-macam, mulai dari hal kecil hingga menghancur negara," tutup Victor Simanjuntak.

Sejumlah pemateri pun ditampilkan untuk pembobotan di antaranya Suheri Situmorang dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumut, dr Martonar Tambunan MKes dari Dinas Kesehatan Pemko Medan. Hadir di acara itu Wakapolsek Medan Baru AKP Sangkot Simaremare SH, tokoh masyarakat dan politisi PDI Perjuangan Alamsyah Hamdani SH MH, tokoh pemuda Agus Dasuki dan Joko Suhartono. (R9/c)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru