Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 28 September 2026
C u r h a t

Aku Tak Mau Seperti Tamu Tak Diundang

* Heri Purnama Gurusinga - Patumbak, Deliserdang
- Minggu, 22 Juli 2018 20:14 WIB
1.013 view
Aku Tak Mau Seperti Tamu Tak Diundang
Aku terkejut mendapat pesan dari Iwan. Katanya, kamu datang dan mencariku untuk menyampaikan undangan resepsi pernikahanmu.

Nikah? Nikah dengan siapa? Setahuku, kamu itu jomblo setelah kita pisah. Soalnya, aku pun masih seorangan diri. Tetapi, pertanyaan itu tak kuteruskan lagi. 

Terserahmulah. Mau nikah atau apa, bukan urusanku. Yang jadi kekhawatiranku, apakah kamu itu benar-benar nikah karena keinginanmu atau apa? Ah, kok aku mau tahu lagi tentang itu.

Aku khawatir, apakah nanti kehadiranku tak merusak suasana kebahagiaanmu saat duduk di pelaminan? Soalnya, aku masih belum yakin dengan semua ini. Apalagi, Iwan tidak dapat menunjukkan undangan resmi darimu.

Yang lainnya, Iwan pun tak pasti datang atau berhalangan hadir. Lalu, dengan siapa aku datang ke pestamu?

Suer. Aku masih sendiri. Bisa sih 'minjam' pendamping untuk sekadar sandiwara dan menunjukkan padamu bahwa aku sudah tidak jomblo lagi. Tidak seperti kala kita dulu 'berpisah' tapi untuk apa?

Aku coba berdamai dengan keegoanku untuk menghubungimu. Tetapi, semua jalur terblokir. Mulai dari akun di medsos hingga WA, semua buntu. Tak berespon. Aku tak mau dengan voice karena tak lagi selera mendengar suaramu.

Sepanjang malam aku berdiam diri. Melamun tentangmu tapi keingintahuanku semakin tinggi. Aku coba menelepon. Tapi, ah... segera kumatikan karena takut mengganggumu.

Lama memerhatikan dan menunggu jawab namun tak ada respon, aku kembali menghubungi. Kali ini benar-benar ingin berkomunikasi.

Hatiku semakin berdebar. Kata-kata apa yang bakal kuucapkan untuk pertama kali. Mengucap selamat, atau... ah enak benar mengucapkan selamat padamu. Bukankah menikah diam-diam telah meninggalkan luka padaku.

Setelah lama menanti tak juga kerkonek ke HPmu, aku jadi geram. Berulang kali kuhubungi tapi operator selulermu mengabarkan panggilan sedang dialihkan.
Aku jadi ingin tahu siapa sih yang jadi pendampingmu? Sampai hari H tak juga dapat menghubungi, kuputuskan tak hadir. (c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru