Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Membiarkan Nyontek Sama Artinya Menjauhkan Kejujuran

- Minggu, 19 April 2015 16:53 WIB
609 view
Membiarkan Nyontek Sama Artinya Menjauhkan Kejujuran
Medan (SIB)- Prananda Surya Paloh mengatakan, kejujuran adalah dasar dari komunikasi yang efektif dan hubungan yang sehat antarpribadi dan nurani. Dalam lingkup anak, kejujuran sangat penting dalam maksud menanam dan menciptakan sportivitas terhakiki. “Misalnya, mendisiplinkan anak mulai dari hal terkecil. 

Membiarkan menyontek sama artinya menjauhkan kejujuran,” tandas anggota DPR RI dari Partai NasDem itu di Medan di jeda Sekolah Politik Partai NasDem, Sabtu, (18/4).

Bersama tim relawan dan pekerja sosial yang tergabung dalam Prananda Surya Paloh (PSP) Center, anggota legislatif dari daerah pemilihan Sumut 1 — Medan, Deliserdang, Serdang Bedagei, Tebingtinggi — itu fokus membina anak-anak. Selama 2015, sejumlah sekolah dasar dan taman bermain dikunjunginya untuk menunaikan nazar memakai seluruh gajinya dalam membina generasi muda.

Di Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Koordinator PSP Center Gandi Febraska Manurung menemui institusi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Madrasah Diniyah Awaliyah yang dipimpin Damayanti Sihombing fokus mendidik moral dan mental anak sesuai agama namun bersentuhan langsung dengan alam. PSP Center Medan memberikan bantuan ke institusi itu guna mendukung kelancaran menempa mental yang kuat berbasis kejujuran.

Prananda bilang, konsep kejujuran tak perlu muluk-muluk sebab ‘hanya’ menjalankan nurani sesuai landasan moral agama yang diyakini pribadi masing-masing. 

Yang penting, bagaimana lingkungan dan para orang dewasa mengarahkan anak-anak. Dengan demikian, lanjut Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem DPD RI itu, dapat melatih anak untuk bersikap lebih disiplin dan bertindak jujur, serta mengetahui bahwa bersikap tidak jujur dapat merugikan dirinya sendiri maupun orang lain.

Satu contoh, nyontek. Nyontek kan perlakuan egois hanya untuk mengejar nilai lebih hingga tak tahu di mana sisi kekurangan anak. Tetapi, bila apa adanya maka akan tahu potensi unggul dan apa yang harus ditutupi. (r9/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru