Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 19 Juni 2026

Masa Depan Bona Pasogit

- Jumat, 18 April 2014 15:47 WIB
513 view
Masa Depan Bona Pasogit
“Dijou au mulak inang tu rura Silindung” (panggilan jiwa untuk pulang membangun kampung halaman) adalah penggalan lagu yang pernah dipopulerkan lagi oleh penyanyi Viktor Hutabarat yang tentu akan membakar emosi semua masyarakat Batak Toba di dunia untuk kembali ke kampung halaman (bona pasogit) untuk membangun, membangun, dan membangun dengan niat yang tulus, iklas, dengan konsep nilai budaya Batak Toba "beta hamu mangula" (ayo membangun bersama).

Lantas, bagaimana masa depan Tapanuli Utara pasca dilantiknya Bupati Taput Nikson Nababan dan wakilnya Mauliate Simorangkir? Semua orang Batak Toba tentu punya kepentingan agar Tapanuli Utara maju pesat dan sejahtera lahir dan bathin mengingat Taput adalah tempat lahirnya suku Batak Toba. Secara emosional, tentu semua orang Batak Toba akan bangga kalau Taput itu jadi daerah yang maju, berkembang dan masyarakatnya makmur.

Membicarakan konsep pembangunan Taput, kita semua langsung teringat dengan apa yang dikatakan oleh mantan Gubernur Sumut Raja Inal Siregar yang terkenal dengan konsep pembangunan "MARTABE", yaitu marsipature hutanabe (panggilan jiwa untuk kampung halaman). Konsep MARTABE ini merupakan sebuah konsep pembangunan yang digagas oleh Raja Inal Siregar dengan tujuan menggugah jiwa semua orang untuk ikut mensukseskan pembangunan daerah masing-masing. MARTABE adalah desain pembangunan yang cukup strategis dan tidak akan pernah ketinggalan jaman.

Melalui MARTABE kita dipanggil untuk peduli, berpartisipasi, menghormati kampung halaman kita. Lebih dari situ, yang diharapkan adalah dukungan pembangunan, apakah dukungan doa dan materil semuanya sangat penting. Kita mengharapkan Bupati Taput yang baru dilantik  punya strategi khusus dalam pembangunan Taput. Agar sebuah daerah bisa maju, sejahtera, dan berkeadilan dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, dan politik maka sang "leader" sangatlah berperan. Bupati/Wakillah yang akan mengelola pemerintahan. Apa yang dilakukan oleh bupati dan wakilnya akan menentukan kualitas pembangunan.

Tentu langkah yang dilakukan bisa saja banyak. Secara universal bupati dan wakil harus mampu melakukan perubahan yang signifikan dengan cara mengelola pemerintahan daerah dengan profesional, menyusun APBD yang berpihak kepada masyarakat, meningkatkan infrastruktur daerah, mengelola pendidikan dengan profesional, dan menciptakan iklim kerja yang berorientasi kebutuhan rakyat dalam tubuh pemerintahan.

Hal-hal yang bersifat normatif di atas merupakan tuntutan saat ini. Tanpa tata kelola pemerintahan yang bersih, tanpa dukungan APBD yang berpihak kepada masyarakat, tanpa layanan publik yang prima sangat sulit rasanya untuk menciptakan strategi pembangunan secara khusus. Yang dibutuhkan masyarakat Taput tentu sangatlah sederhana. Perbaikan jalan dan irigasi, perbaikan sarana sekolah, penyediaan air minum yang bersih dan sehat.  Perbaikan pasar tradsional agar layak berjualan bagi rakyat.

Kalau ini saja bisa difasilitasi pemerintah, dengan sendirinya  perekonomian akan berjalan dengan baik. Hanya saja, hal-hal yang sederhana ini kadang sangat sulit untuk disediakan. Untuk menyediakan kebutuhan dasar rakyat ini tentu dibutuhkan komitmen penuh dari bupati. Jika dari atas sudah baik, dengan sendirinya akan merembet ke bawah. Saat ini, bagaimana meletakkan karakter dan mental melayani rakyat dalam diri semua aparat PNS di lingkungan Taput adalah hal yang mutlak untuk dilakukan.

Dengan membangun jiwa pelayan yang baik dalam setiap diri aparat PNS di lingkungan Pemkab Taput maka pencapaian visi dan misi dalam RPJMD  misalnya akan lebih mudah. Untuk itu, mulailah membangun Taput dengan komitmen, mental, dan karakter yang melayani masyarakat.

Dengan demikian, pembangunan bona pasogit itu akan berjalan dengan baik. Terlebih lagi bupati dan wakil bupati ini adalah anak rantau atau putera Taput yang sudah lama tinggal di luar. Kedatangan bupati dan wakil bupati dari luar dengan niat luhur membangun "bona pasogit" sedang ditunggu oleh semua masyarakat Taput  khususnya, dan semua orang Batak Toba di dunia ini pada umumnya. (#)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru