Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 28 April 2026
Tajuk

Cegah Virus dari Wuhan Masuk Indonesia

Redaksi - Senin, 20 Januari 2020 11:13 WIB
451 view
Cegah Virus dari Wuhan Masuk Indonesia
AFP/NOEL CELIS
Seorang pria berjalan meninggalkan Wuhan Medical Treatment Centre, tempat di mana seorang pria meninggal karena dugaan penyakit pernapasan yang misterius, di Kota Wuhan, China, Minggu (12/1/2020). Virus misterius mirip pneumonia telah menjangkiti puluhan
Virus mirip sindrom pernapasan akut berat (SARS) telah mewabah di Cina dan dikhawatirkan akan menyebar ke seluruh dunia. Berapa korban sebenarnya masih simpang siur. Diperkirakan ada 1.723 kasus di Wuhan yang terinfeksi per 12 Januari 2020.

Sejauh ini telah ada dua orang yang meninggal akibat virus yang mirip virus SARS yang mematikan itu. Namun, otoritas kesehatan di seluruh dunia tetap berusaha meyakinkan publik bahwa risiko keseluruhan infeksi tetap rendah. Meski begitu tindakan pencegahan harus segera dilakukan sebelum terlambat.

Otoritas China dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyimpulkan virus ini merupakan coronavirus. Ini merupakan kelompok virus yang menyerang manusia. Enam di antaranya telah diketahui, sebelum kemunculan virus terbaru di Wuhan belakangan ini.

Masyarakat dunia masih trauma dengan penyakit SARS. Sebab korban yang meninggal akibat SARS sangat banyak. Kemiripan virus baru di Wuhan ini menyebar kekhawatiran akan berakibat hal yang sama.

WHO telah memeringatkan rumah sakit di seluruh dunia untuk mengantisipasi penyebaran virus baru itu. Pemerintah Indonesia bersiaga dengan menyiapkan alat pemeriksaan khusus di Bandara dan pelabuhan. Rumah sakit telah dipersiapkan dengan fasilitas isolasi khusus.

Diharapkan pemeriksaan di Bandara dan pelabuhan mesti dilakukan dengan serius. Tak cukup hanya memberikan imbauan saja. Riwayat perjalanan mesti benar-benar dicek. Jangan setelah virusnya masuk, semua saling menyalahkan.

Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menyatakan masyarakat tidak perlu panik terhadap ancaman penyakit pneumonia baru itu. Mereka meyakinkan penyakit pneumonia berat seperti yang terjadi di Wuhan bisa dicegah dengan menjaga asupan nutrisi untuk meningkatkan imunitas. Kemudian menjaga kebersihan tubuh seperti selalu cuci tangan dengan sabun.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) belum melakukan larangan perjalanan (travel banned) dari Indonesia ke Cina atau sebaliknya. Namun disarankan warga negara Indonesia yang bepergian ke Cina agar memerhatikan sejumlah hal. Antara lain memerhatikan pengumuman dari otoritas kesehatan setempat, tidak dianjurkan mengunjungi pasar hewan, dan apabila terpaksa agar memakai alat perlindungan diri.

Obat dari virus ini belum ditemukan. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Khawatir itu memang manusiawi, tetapi lebih baik menggunakan energi untuk memperkuat pertahanan tubuh serta melakukan tindakan antisipatif seperti selalu cuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas. (**)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru
PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

Jakarta(harianSIB.com)PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatat laba periode berjalan yang dapat diat