Pencuri Besi Senilai Rp2,7 Juta Ditangkap Polisi di Belawan
Belawan(harianSIB.com)Seorang pria berinisial MH (47), ditangkap petugas Polsek Belawan dengan sangkaan melakukan pencurian besi beton penya
Survei Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menyebutkan, 80 % responden kaum perempuan rentan mengalami KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) selama masa pandemi Covid-19.
Karena itu, lembaga ini mendorong integrasi berperspektif HAM yang inklusif dan interseksional, dalam penerapan kebijakan normal baru. Intgegrasi dengan perhatian khusus pada perempuan itu bertujuan mencegah kerentanan baru pada kondisi kehidupan kaum hawa, termasuk pada kekerasan.
Perempuan selalu menjadi pusat perhatian, dan perempuan juga yang sering mendapatkan perlakuan diskriminatif. Kenapa demikian? Ada beberapa penyebab yang membuat hal ini sering terjadi di masyarakat. Khususnya di Indonesia yang memiliki kultur spesifik dengan ragam budaya dan kondisi sosial berbeda dari banyak negara.
Ada beberapa hal yang mungkin dilupakan bisa jadi penyebab mengapa perempuan selalu direndahkan daripada laki-laki. Antara lain, perempuan lain yang mudah menghakimi sesama perempuan. Sering kali seorang perempuan merasa lebih benar, lebih baik, lebih paham untuk menghakimi perempuan lain yang tidak sesuai dengan standar yang ia miliki. Sesama perempuan yang kerap melontarkan komentar-komentar negatif cenderung menjatuhkan dengan kalimat-kalimat yang jahat. Apalagi di dunia maya.
Sangat menyedihkan ketika mereka yang seharusnya memiliki perjuangan yang sama, malah berbalik menjadi lawan paling berat.
Kemudian budaya patriarki yang dianggap sudah mengakar dan mendarah daging di Indonesia, sehingga dianggap normal dan wajar bahkan dimaklumi. Menjadikan laki-laki memiliki hak istimewa terhadap perempuan. Sedihnya lagi, budaya patriarki ini membuat dominasi laki-laki tak hanya mencakup ranah personal, namun juga ranah politik, pendidikan, ekonomi, sosial, hukum dan lain-lain. Tak heran, budaya ini membuat munculnya berbagai kekerasan terhadap kaum perempuan.
Selanjutnya hal yang cukup menarik yaitu, perempuan ideal yang diciptakan oleh sosial media.
Ternyata banyak yang menganggap para influencer di sosial media yang ‘rakus’ dan tidak pernah menyaring apa pun endors yang mereka terima selama itu menguntungkan. Tak peduli berbahaya atau tidak, sebagai salah satu problem yang dihadapi perempuan saat ini. Para influencer yang juga hanya menampilkan kesempurnaan juga dinilai menjadi salah satu penyebab meningkatnya stres di kalangan ibu-ibu muda.
Selanjutnya masih ada tentang pelecehan seksual, aturan agama yang sering disalahartikan, pola pikir masyarakat yang masih menganggap perempuan alias ibu yang bertanggung jawab penuh terhadap anak dan rumah tangga.
Kondisi kehidupan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 saat ini cukup memprihatinkan. Korban PHK, penghasilan terpangkas dan mandeknya usaha menjadikan manusia "terbelenggu" di rumah dengan segala keterbatasan. Sebagai ibu rumah tangga, perempuan dituntut bisa menyelesaikan masalah ini dengan segala keterbatasannya pula.
Sayangnya, tidak semua keluarga memiliki pemahaman yang baik tentang kesetaraan, sehingga perempuan jadi tempat pelimpahan beban. Peran ganda sebagai menanggung dampak-dampak khas secara sosial, ekonomi dan psikis terkait peran sosialnya dalam keluarga dan masyarakat.
Ini pula yang bisa menyebabkan perempuan lebih rentan terpapar Covid-19. Bahkan bila perempuan tak bisa melakukan beban tanggung jawab secara sempurna, maka bisa jadi muncul kekerasan dalam rumah tangga. Lagi-lagi perempuan yang terus jadi korban.
Ketika kita melihat daftar masalah-masalah di atas, sebaliknya harus menjadi bagian untuk mencari solusinya. Dalam menangani pandemi Covid-19, Tim Gugus Tugas selain melakukan pencegahan dan penanganan serta memberikan bansos bagi masyarakat terdampak, seharusnya melakukan perlindungan terhadap kaum perempuan. Terutama melindunginya dalam menghadapi persoalan beban majemuk seperti kesehatan, pemiskinan, serta dalam menghadapi eksploitasi dan kekerasan. (***)
Belawan(harianSIB.com)Seorang pria berinisial MH (47), ditangkap petugas Polsek Belawan dengan sangkaan melakukan pencurian besi beton penya
Medan (harianSIB.com)PSMS Medan tampil gemilang dengan menaklukkan Persikad Depok 40 dalam lanjutan Championship 2026/2027 di Stadion Utama
Tapanuli Utara(harianSIB.com)Menteri Koperasi Republik Indonesia Dr Ferry Juliantono SE Ak MM akan menjadi tamu spesial pada kegiatan kuliah
Karo(harianSIB.com)Sebanyak 495 siswa terdampak dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo mendapat tali asih dar
Tebingtinggi(harianSIB.com)Anggota DPR RI Komisi V Fraksi Partai Golkar Musa Rajekshah meninjau pembangunan infrastruktur pengendalian banji
Medan(harianSIB.com)Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menggelar kegiatan seleksi atau uji kompetensi terhadap 20 orang jaksa ya
Pematangsiantar(harianSIB.com)Kapolsek Siantar Utara IPTU Nana Sandra mengecek lokasi kebakaran gudang SMP Negeri 6 Jalan Meranti, Kelurahan
Pematangsiantar(harianSIB.com)Petugas Polsek Siantar Martoba mengamankan dua pria berinisial H dan N, terduga pelaku percobaan pencurian kot
Tapteng(harianSIB.com)Setengah kilogram ganja gagal beredar di wilayah Tapanuli Tengah (Tapteng). Satresnarkoba Polres Tapteng berhasil mena
Rantauprapat(harianSIB.com)Tim Polres Labuhanbatu melakukan patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) menyasar sejumlah lokasi keramai
Batubara(harianSIB.com)Sebanyak 80 anak yatim menerima santunan dalam program Jumat Berkah di Lapangan Bola Kaki Sei Bejangkar, Kecamatan Se
Medan(harianSIB.com)Pakaian bekas yang saat ini lebih populer dengan istilah &039thrift&039 makin marak di kalangan milenial sampai gene