Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 27 Oktober 2026
FOKUS

Masalah Klasik Akhir Tahun

- Minggu, 21 Desember 2014 14:47 WIB
383 view
Minggu-  ini adalah pekan pertama bagi liburan panjang. Setidak-tidaknya sampai dengan 3 minggu ke depan, masyarakat akan menikmati liburan panjang yang diisi oleh kegiatan liburan sekolah, ditambah dengan liburan perayaan Natal dan Tahun Baru 2015.  Dapat diprediksi jika urusan tahunan akan kembali muncul. Urusan-urusan itu berhubungan dengan masalah barang dan produk konsumsi serta pelayanan publik.

Kerap kita dengar jika setiap kali hari besar keagamaan tiba, publik disuguhi berbagai macam barang yang murah dan penuh discount. Kebanyakan adalah barang untuk dimakan dan berbagai macam produk tersier semisal pakaian. Pasalnya, berdasarkan data yang lalu-lalu, banyak produk makanan justru merupakan produk kadaluarsa. Produsen justru ingin mengambil keuntungan dari animo masyarakat dengan tajuk "sale akhir tahun"-nya dengan menghabiskan barang-barang yang sudah tidak bisa lagi mereka lempar ke pasar. Produsen ingin memanfaatkan panic buying masyarakat yang dikepung oleh berbagai barang discount. Masyarakat sering tidak pernah lagi berpikir panjang dan waspada pada produk yang dibelinya, karena sudah berada dalam situasi psikologis barang-barang murah.

Karena itulah maka pemerintah seharusnya melakukan razia pasar dengan melibatkan Badan POM. Razia terhadap berbagai produk makanan dan minuman yang sudah tidak layak konsumsi ini diperlukan supaya produsen jangan sampai terlanjur mendapatkan keuntungan dari penjualan barang-barang demikian.

Produsen barang demikian biasanya telah memasok produknya ke gerai-gerai penjualan retail utama di Kota Medan, sebagaimana tersebar di berbagai pusat perbelanjaan utama. Ini harus dimengerti juga oleh sebenarnya oleh para konsumen. Maka seharusnya pemerintah daerah juga bisa memberikan peringatan kepada konsumen dengan memberikan brosur atau spanduk peringatan dimana para konsumen harusnya bisa melakukan apa yang menjadi kewajibannya sebelum melakukan pembelian barang.

Selain urusan makanan dan minuman, ini juga berhubungan dengan harga-harga makanan dan minuman yang dibutuhkan oleh masyarakat. Setiap tahunnya selalu terjadi pola demikian, yaitu ada elastisitas harga manakala hari besar tiba. Ini belum terlihat antisipasinya oleh pemerintah. Pengecekan harga produk tertentu di pasar-pasar seharusnya dipantau dan dikendalikan oleh pemerintah. Masa liburan jangan sampai menjadi masa yang memberatkan kantong masyarakat.

Satu lagi yang sering menjadi persoalan di masa libur, yaitu buruknya pelayanan publik. Media telah memberitakan bagaimana berbagai pelabuhan udara telah dikepung oleh para pengguna jasanya. Pada saat itu biasanya pelayanan publik menjadi longgar. Bagaimana tidak? Dengan membludaknya penumpang, maka ancaman terhadap keperdulian kebersihan, kenyamanan dan keamanan menjadi berkurang. Lihat saja bagaimana begitu banyak tiket KA yang tersedia, semuanya ludes. Demikian juga dengan sarana transportasi lainnya, harganya pun sudah mencekik leher.

Karena itulah maka kita juga meminta pemerintah melakukan tindakan tegas. Pemerintah menangani akhir tahun bukan kali ini saja. Pemerintah sudah terbiasa dan berpengalaman. Menteri Perhubungan sekarang adalah menteri yang terkenal dan rajin blusukan dan menikmati apa artinya menjadi penumpang.

Merasakan sarana transportasi yang tidak enak, benar-benar telah diketahuinya. Dan karena itulah kita tunggu solusi jitunya.

Kita berharap akhir tahun 2014 ini akan banyak yang berbeda. Telah banyak yang berbeda dalam pemerintahan ini sejak beberapa bulan dilantik. Kita berharap untuk urusan yang kita sebutkan di atas, juga muncul perbedaan yang signifikan. Semoga. (***)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru