BPEK PDI Perjuangan Jajaki dan Lestarikan Durian Unggul


267 view
BPEK PDI Perjuangan Jajaki dan Lestarikan Durian Unggul
(Foto: Dok/Sugianto)
Potensi Durian:  Ketua BPEK PDI Perjuangan Sumut Sugianto Makmur saat  membahas potensi ekonomi petani durian unggul melalui virtual  dari Penangkar Bibit Tanaman Hortikultura Perkebunan dan Kehutanan Mulia Tani Paya Roba Binjai Barat, Minggu (20/6). 
Medan (SIB)
Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) PDI Perjuangan Sumut menjajaki dan melestarikan durian unggul di Sumut, guna membangkitkan perekonomian masyarakat petani yang termotivasi merubah pemikiran menjadi petani kaya raya.

Hal itu dibahas dalam pertemuan Ketua BPEK PDI Perjuangan Ir Sugianto Makmur, Kolektor Durian Lokal Sumut dan Penemu Jambu Madu Sunardi, Betty Saragih dari UPT Sertifikasi Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumut, dipandu Aswan Jaya dari DPD PDI Perjuangan Sumut, Sabtu (19/6) di Penangkar Bibit Tanaman Hortikultura Perkebunan dan Kehutanan Mulia Tani Paya Roba Binjai Barat.

Pertemuan bertajuk "Lestarikan Durian Unggul untuk Sejahterakan Petani" yang digelar secara virtual ini dihadiri anggota DPRD Binjai Riyan Wijaya dan dibuka oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Mindo Sianipar seraya menyimpulkan budidaya durian unggul di Sumut terus dikembangkan, dengan menggabungkan 3 sampai 5 jenis varietas bibit menjadi satu batang dengan tinggi pohon 1 meter yang harga jual bibitnya mencapai Rp 500 ribu.

Karena, kata Mindo Sianipar, Sumut memiliki potensi mengembangkan durian unggul yang harus dilestarikan, karena daerah ini tidak hanya terkenal dengan durian Tiga Lingga, tapi masih banyak jenis durian lokal lainnya.

Selain itu, sambung Sugianto Makmur, potensi ekonomi dari penanaman durian unggul sangat luar biasa, karena dari hasil riset ternyata durian memiliki potensi cukup besar, seperti di Thailand bisa memperoleh pemasukan sangat besar dari hasil pengembangan durian dengan luas lahan 160 hektar.

Prinsipnya, lanjut Sugianto Makmur yang juga anggota Komisi B DPRD Sumut ini, yang diperlukan promosi bagaimana orang berkunjung ke Sumut yang pertama dicari durian, sehingga perlu dibudidayakan agar bermanfaat hingga generasi berikutnya.

Salah satu upaya melestarikan durian unggul di Sumut, Sugianto menyebutkan, BPEK PDI Perjuangan Sumut akan menggelar festival durian di beberapa daerah, seperti Nias, Langkat dan Dairi yang direncanakan pada saat empat minggu panen raya di bulan Oktober dan Nopember 2021.

"Pemenangnya disediakan hadiah. Dalam hal ini kami juga butuh bantuan dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura untuk mensertifikasi bibit durian unggul. Peserta festival tidak hanya membawa buah durian tapi juga bibit pohonnya," ujar Sugianto.

Kolektor Durian Lokal Sumut yang juga pemilik Penangkaran Perkebunan dan Kehutanan CV Mulia Tani Paya Roba Binjai Barat, Sunardi mengapresiasi program BPEK melestarikan durian unggul di Sumut dan berharap pemerintah membuat satu areal lahan khusus budidaya tanaman durian. (A4/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com