Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 10 Februari 2026

Bhabinkamtibmas Polres Simalungun Monitoring dan Edukasi Peternak Tentang PMK

Redaksi - Jumat, 27 Mei 2022 15:34 WIB
252 view
Bhabinkamtibmas Polres Simalungun Monitoring dan Edukasi Peternak Tentang PMK
Foto: Ist/harianSIB.com
Kasat Binmas AKP Henky Siahaan meminta agar seluruh Bhabinkamtibmas melakukan monitoring dan mengedukasi para peternak di nagori binaannya terkait adanya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak lembu.
Simalungun (SIB)
Kapolres Simalungun, AKBP Nicolas Dedy Afrianto melalui Kasat Binmas AKP Henky Siahaan meminta agar seluruh Bhabinkamtibmas melakukan monitoring dan mengedukasi para peternak di nagori binaannya terkait adanya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak lembu. Hal itu dikatakan kepada wartawan, Rabu (26/5).

Hengky menuturkan agar para Bhabinkamtibmas tetap bekerja dan turun langsung ke lapangan untuk membantu para peternak meminimalisir akibat wabah yang timbul atas adanya wabah penyakit kuku dan mulut pada lembu, dengan cara memonitoring dan edukasi pencegahan penyakit ini kepada peternak.

Para Bhabinkamtibmas bekerja sama dengan perangkat nagori atau desa dan penyuluh dari Dinas Peternakan Kabupaten Simalungun seperti yang dilaksanakan di Huta III Nagori Bah Sulung Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun.

Bhabinkamtibmas Aiptu JP Napitupulu bersama Gamot Huta 3 Darmawanto mengunjungi peternak Mike Kurniawan.

Setelah dilakukan pengecekan, lima ekor lembu milik Mike, tiga ekor jantan serta dua ekor betina dalam keadaan sehat di dalam kandang. Selanjutnya diberi edukasi bahwa penyakit mulut dan kuku juga dikenal sebagai Foot and Mouth Disease (FMD) Jenis penyakit ini disebabkan dari virus tipe A dari Picornaviridae, genus Apthovirus yakni Aphtaee epizootecae merupakan penyakit menular.

Meski demikian, Bhabinkamtibmas menyampaikan agar tidak panik. Namun meminta agar para peternak selalu berkoordinasi dengan Dinas Peternakan untuk menjaga kesehatan ternak agar selalu terkontrol. "Apabila menemukan gejala PMK pada ternaknya, segera koordinasi langsung dengan Dinas Peternakan untuk dilakukan penanggulangannya", kata Kasat.

Lanjut Hengky, sejak adanya wabah penyakit kuku dan mulut pada hewan ternak, para Bhabinkamtibmas Polres Simalungun langsung melakukan monitoring dan edukasi tentang penyakit kuku dan mulut para para peternak.

Hal ini bertujuan agar peternak tidak panik dan memberikan bantuan pendampingan kepada para peternak serta mendapat bimbingan dari para penyuluh peternakan dalam pencegahan maupun pengobatan serta memutus mata rantai penyebaran PMK ini, pungkasnya. (D10/a)

Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru