Kunjungi Saudi

Menag Yaqut Bahas Moderasi Agama hingga Perangi Terorisme


124 view
Menag Yaqut Bahas Moderasi Agama hingga Perangi Terorisme
(Foto :Kemenag)
BERTEMU : Menag Yaqut Cholil Qoumas (menag) bertemu Gubernur Makkah Khatib bin Faisal Al Saud di Kantor Gubernur Makkah, Minggu (21/11). 
Jakarta (SIB)
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas berkunjung ke Arab Saudi dan bertemu Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Arab Saudi, Syekh Abdullatif bin Abdulaziz. Dalam kunjungan itu, Yaqut dan Syekh Abdullatif berdiskusi terkait hubungan bilateral yang terjalin di antara kedua negara serta kerja sama di berbagai bidang.

Salah satunya bidang dakwah dan penyuluhan Islam. Yaqut berkata, Indonesia dan Arab Saudi akan memperkuat moderasi dalam beragama.

"Kami berdiskusi tentang rencana peningkatan kerja sama kedua negara dalam berbagai bidang, khususnya bidang dakwah dan penyuluhan Islam serta promosi terhadap moderasi beragama. Kami juga mendiskusikan program wasathiyatul Islam, penguatan moderasi beragama," ujar Yaqut dalam keterangan tertulis, Minggu (20/11).

Selain itu, pertemuan tersebut membahas pertukaran dai kedua negara, program pelatihan mubalig, pengelolaan pelatihan manajemen percetakan Al-Qur'an, serta pengelolaan wakaf. Yaqut berharap sejumlah rencana tersebut dapat terwujud pada 2022.

Tak lupa, Yaqut meminta Arab Saudi dapat hadir dalam gelaran KTT G20 tahun 2022 untuk menyampaikan soal toleransi antarumat bergama.

"Tahun depan, Indonesia menjadi pemimpin G20. Kami berharap Saudi bisa hadir untuk menjelaskan tentang Islam wasathiyah dan toleransi antarumat beragama," kata Yaqut.

Sementara itu, Syeikh Abdullatif menilai masyarakat Indonesia sebagai orang-orang yang mencintai kedamaian. Oleh karena itu, dia mengajak masyarakat Indonesia bersama memerangi terorisme.

Dia menekankan bahwa penggunaan agama, khususnya dakwah, harus ditempatkan dalam koridor yang sesuai. Maksudnya, dakwah harus mengajak manusia berbuat baik dan menghindari permusuhan.

"Kami juga mengajak melawan dakwah yang penuh dengan ujaran kebencian, mengajak pada perpecahan dan permusuhan. Dakwah harus mengajak pada kebaikan, rahmah, dan nilai-nilai toleransi," ucap Syeikh Abdullatif.

Syeiikh Abdullatif menyarankan agar Indonesia membangun sebuah Islamic Centre untuk wadah Islam wasathiyah.

Menurutnya, Islamic Centre Islam Wasathiyah dapat memberi manfaat bagi perkembangan Islam di Indonesia.

"Kalau bisa ke depan di Indonesia, maslahatnya akan besar. Ini jadi program andalan yang dibutuhkan umat Islam. Jika Menag setuju, kami segera realisasikan sebagai wujud kontribusi nilai kebaikan," tuturnya.

Setelah pertemuan itu, Yaqut selanjutnya dijadwalkan akan bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi untuk membahas rencana penyelenggaraan ibadah haji dan umrah 1443 H. (detikcom/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com