Kamis, 30 Mei 2024 WIB

Pengacara Sukses Prihatin Terhadap Minimnya Lapangan Kerja di Nias

Redaksi - Minggu, 14 April 2024 18:50 WIB
513 view
Pengacara Sukses Prihatin Terhadap Minimnya Lapangan Kerja di Nias
Foto: Ist/harianSIB.com
Amiziduhu Mendrofa
Nias (SIB)
Dr Amiziduhu Mendrofa SH MH, salah satu putra asal Kabupaten Nias yang sukses sebagai pengacara di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengaku prihatin melihat minimnya lowongan atau lapangan pekerjaan di Kabupaten Nias.

Saat berbincang-bincang dengan wartawan Harian SIB, Senin (8/4), Amiziduhu menjelaskan, sebenarnya banyak peluang usaha di Nias karena kabupaten ini memiliki banyak potensi yang layak untuk dikembangkan.

"Pertanian, pariwisata, dan perikanan adalah salah satu sektor yang sangat potensial untuk dikembangkan, namun saya perhatikan tidak ada yang berhasil menggeluti hal itu karena minim perhatian pemerintah," kata advocat itu.

Menurutnya, perekonomian warga secara umum dari tahun ke tahun pun terkesan begitu- begitu saja alias tidak ada kemajuan, masyarakat yang sukses juga minim. Begitu juga di bidang peternakan dan perikanan hampir tidak ada yang berhasil.

Dia berpendapat, pemerintah daerah atau Pemkab harus memberikan penyuluhan dan pembinaan kepada masyarakat terkait apa yang perlu dikembangkan. Kalau bisa harus mendatangkan investor dari luar Kapulauan Nias untuk menggali dan mengembangkan potensi alam dalam menumbuhkan usaha rayat.

"Saya lihat fenomena di Kabupaten Nias banyak pengangguran karena minimnya lowongan pekerjaan. Banyak sudah sarjana dan tamatan SMA tidak ada pekerjaan, mereka lebih memilih merantau di luar pulau Nias untuk menjadi pekerja kebun rendahan," ujar Amiziduhu. (**)



SHARE:
Tags
beritaTerkait
KPUD Nias Barat Tetapkan 20 Calon Terpilih Anggota DPRD
Harga Naik, Petani Karet di Nias Kembali Bergairah
Dituduh Korupsi dan Zinah , Anotona Waruwu Laporkan Pemilik Akun TikTok di Polres Nias
Bank Sumut Luncurkan Program GeTaPin
Pemko Tebingtinggi Terima Kunker Pemkab Nias
Lembaga Media Kreatif Bangsa Gelar Diskusi Publik di Sirombu Beach
komentar
beritaTerbaru