Pengungsi Afghanistan Unjuk Rasa di DPRD SU Desak UNHCR Pulangkan Mereka ke Negara Ketiga


239 view
Pengungsi Afghanistan  Unjuk Rasa di DPRD SU Desak UNHCR Pulangkan Mereka ke Negara Ketiga
(Foto SIB/Firdaus Peranginangin)
Serius: Ketua Fraksi NasDem DPRD Sumut dr Tuahman Franciscus Purba (baju biru) sedang serius mendengarkan tuntutan  pengungsi Afghanistan yang berunjuk rasa di depan gedung  DPRD Sumut, Selasa (29/8/2023). 
Medan (harianSIB.com)
Para pengungsi Afghanistan yang ada di Medan unjuk rasa di depan gedung DPRD Sumut, Selasa (29/8/2023) mendesak
United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) segera memulangkan mereka ke negara ketiga, karena sudah belasan tahun menetap di Kota Medan.
Menurut perwakilan pengungsi, Muhammad Juma Mohsini, sudah 16 kali para pengungsi berunjuk rasa ke gedung dewan ini, terhitung sejak Nopember 2021 hingga Agustus 2023, tapi hingga kini para pengungsi belum juga bisa pulang ke Afghanistan.
"Memang kami tidak bisa langsung ke Afghanistan dari Indonesia, sebab menurut aturan, para pengungsi terlebih dahulu singgah ke negara ketiga (negara lain), baru bisa dipulangkan ke negara asal," ujar para pengungsi sembari berharap agar pemerintah Indonesia ikut berpartisipasi untuk memindahkan mereka ke negara ketiga.
Diterima
Aspirasi pengungsi diterima Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sumut dr Tuahman Franciscus Purba sembari meminta badan dunia urusan pengungsi dari PBB atau UNHCR dan lembaga penanganan pengungsi IOM (International Organisation Migration) segera mencari solusi untuk memulangkan ratusan pengungsi Afghanistan.
Dalam kesempatan itu, Tuahman juga menyesalkan pihak internasional yang mengurusi masalah pengungsi tersebut, karena tidak berkordinasi menuntaskan masalah pengungsi asing di Medan.
“Kita sudah tiga kali bertemu dengan para pengungsi Afghanistan, tapi penyelesaian masalahnya masih mengambang, karena UNHCR dan IOM terkesan sendiri-sendiri mengambil langkah alias tidak ada keseragaman,” katanya.
Bahkan dalam diskusi penyelesaian masalah pengungsi ini, tambah Tuahman, anggota dewan tidak dilibatkan, sehingga lembaga legislatif tidak mengetahui perkembangannya. Tapi di saat terjadi masalah, para pengungsi kembali mendatangi DPRD Sumut.
"Namun demikian, kita akan bertemu dengan perwakilan IOM, untuk menyampaikan keinginan agar ada penyelesaian komprehensif, dan mencari solusi pemulangan pengungsi atau imigran ke negara ketiga," tandasnya.
Dari informasi yang diperoleh Tuahman, sejak 2011, terdapat sekitar 360 pengungsi dari Afrika dan Afghanistan telah bermukim di Jalan Dr Mansyur, Medan Sunggal. Mereka sudah mengadukan nasibnya ke berbagai pihak, namun hingga kini belum juga bisa kembali ke negara asalnya.(A4).

Editor
: Eva
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com