Ratusan Rumah Ibadah dan Pemukiman Disemprot Disinfektan di Tiga Kecamatan


334 view
Ratusan Rumah Ibadah dan Pemukiman Disemprot Disinfektan di Tiga Kecamatan
Foto SIB/Desra Gurusinga
Lepas : Anggota DPRD Medan D Edy Eka Suranta S Meliala melepas pasukannya  untuk melakukan penyemprotan terhadap rumah ibadah dan warga, Rabu (1/4). 
Medan (SIB)
Antisipasi penyebaran Covid-19, anggota DPRD Medan D Edy Eka Suranta S Meliala bersama pasukannya menggunakan dua mobil dan alat semprot dengan kompresor serta ratusan liter disinfektan melakukan penyemprotan terhadap rumah warga di tiga kecamatan, Rabu (1/4).

Penyemprotan dilakukan di Kecamatan Medan Tuntungan, Medan Johor dan Medan Selayang. Dimulai dari titik kumpul di Perumnas Simalingkar, Politisi Gerindra itu memberi pengarahan kepada pasukannya untuk melakukan penyemprotan disinfektan terhadap rumah-rumah warga yang sudah dipetakannya.

Disebutkannya, penyemprotan bukan dilakukan di jalan tapi masuk ke rumah warga sehingga Covid-19 yang ada di dalam rumah bisa dibasmi. Rute yang diambil dari Perumnas Simalingkar menuju Simalingkar B Kecamatan Medan Tuntungan, kemudian menuju Kelurahan Kwala Bekala di Kecamatan Medan Johor.

Satu mobil lagi menuju Kelurahan Sempakata, Tanjungselamat dan seputaran Kecamatan Medan Selayang. Para pekerja juga diperlengkapi dengan masker dan jas hujan dan perlengkapan lainnya.

Di sela-sela penyemprotan, Edy S Meliala yang akrab disapa Dico itu menyebutkan, sebagai wakil rakyat dia merasa tergerak membantu warga mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 yang semakin meluas. Sebagai bahan disinfektan, pihaknya mencampur bahan sesuai edaran pemerintah.

Untuk mengantisipasi dan mengurangi keresahan masyarakat, pihaknya melakukan penyemprotan dari rumah ke rumah. Saat pelaksanaan kegiatan tersebut, hujan sempat turun dengan derasnya. Namun semangat Dico dan pasukannya tetap tinggi dan terus melaksanakan penyemprotan di dalam rumah warga.

Ginting salah satu warga Kwalabekala menyatakan sangat berterimakasih kepada anggota dewan yang sudah mau peduli terhadap warganya. Sebenarnya warga juga tahu bahwa penyemprotan ini sangat perlu. Namun selain harga bahannya mahal, juga sulit didapatkan di pasar. Sehingga warga hanya melaksanakan pembersihan rumah dan menunggu uluran tangan pemerintah atau orang yang peduli kepada mereka.

Saat pembagian penyemprotan, warga juga diedukasi agar menjaga kebersihan dan rajin menyemprotkan disinfektan di rumah terutama di bagian yang sering disentuh. “Lebih baik menyeprot tipis namun rutin daripada tebal, namun hanya sekali. Selain itu, warga juga diimbau mencuci tangan setiap beraktifitas dan tidak keluar rumah sementara waktu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. (M13/c)


Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com