Polres Belawan Tangkap Pencuri Motor di Desa Manunggal
Belawan(harianSIB.com)Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan meringkus seorang pria berinisial RP (34), Senin (14/9/2026). Pria tersebut didug
Namun, beberapa perilaku tertentu, meskipun sering kali tidak disengaja dapat melemahkan aspek penting ini.
Berikut adalah lima faktor yang tanpa disadari dapat merusak kepercayaan diri anak, serta cara untuk menghindarinya, sebagaimana dilansir oleh Times of India, dikutip dari Antara, Senin (13/1).
1. Luka tak terlihat dari kritik yang terus-menerus
Anak-anak tumbuh dengan dorongan, tetapi kritik yang terus menerus dapat meninggalkan bekas luka emosional yang tak terlihat. Mengoreksi kesalahan memang penting, tapi jika nadanya kasar atau terlalu sering, hal itu bisa membuat anak mempertanyakan kemampuannya.
Fokuslah pada umpan balik yang membangun. Alih-alih mengatakan, "Kamu selalu membuat berantakan," cobalah, "Ayo kita cari cara untuk merapikannya lain kali."
2. Membandingkan mereka dengan orang lain
Pernyataan seperti, "Mengapa kamu tidak bisa seperti saudaramu?" dapat sangat menyakiti hati anak. Perbandingan membuat anak merasa tidak mampu dan dapat menimbulkan kebencian terhadap orang yang dibandingkan.
Kiat rayakan lah kekuatan dan kelebihan unik anak Anda. Ganti perbandingan dengan pujian yang bersifat personal, seperti, "Saya suka betapa kreatifnya idemu!
3. Perlindungan yang berlebihan
Meskipun wajar jika Anda ingin melindungi anak dari kegagalan atau kekecewaan, perlindungan yang berlebihan dapat menghalangi kemampuan mereka untuk mengatasi tantangan.
Anak-anak yang tidak diizinkan melakukan kesalahan dapat tumbuh dengan meragukan kemampuan mereka. Biarkan mereka menyelesaikan masalah kecil secara mandiri.
Mulai lah dengan tugas-tugas yang mudah dilakukan seperti mengemas tas sekolah atau menyelesaikan konflik kecil dengan teman.
Tidak mengakui usaha atau keberhasilan anak, baik besar maupun kecil, dapat membuat mereka merasa kurang dihargai.
Lama kelamaan, mereka mungkin akan berhenti mencoba karena mereka merasa usaha mereka tidak penting. Rayakan pencapaian, bahkan yang kecil sekalipun.
Ucapan sederhana, "Aku bangga padamu karena sudah mencoba!" akan sangat membantu dalam membangun kepercayaan diri mereka.
Menyebut anak "malas", "pemalu", atau "canggung" mungkin terlihat tidak berbahaya pada saat itu, tetapi label seperti itu dapat melekat dan membentuk persepsi diri mereka.
Seiring waktu, mereka mungkin akan menginternalisasi kata-kata tersebut dan mulai percaya bahwa kata-kata itu mendefinisikan siapa mereka.
Fokus lah pada perilaku, bukan sifat. Daripada mengatakan, "Kamu malas sekali," cobalah, "Ayo kita berusaha untuk lebih proaktif dalam mengerjakan tugas-tugasmu.". (*)
Belawan(harianSIB.com)Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan meringkus seorang pria berinisial RP (34), Senin (14/9/2026). Pria tersebut didug
Medan(harianSIB.com)Wali Kota Medan diwakili staf ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Aslan, meresmikan jembatan gantung Perintis
Tanjungbalai(harianSIB.com)Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai melalui Dinas Kesehatan, bersama Lapas Kelas IIB Tanjungbalai melakukan dete
Batubara(harianSIB.com)Polres Batubara resmi meluncurkan aplikasi SI BARA (Siap Jaga Batu Bara) sebagai inovasi dalam meningkatkan kualitas
Lubukpakam(harianSIB.com)Forum Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Deliserdang bekerjasama dengan Pemkab Deliserdang akan menggelar lomba Desa Sehat.
Medan(harianSIB.com)Pesta OlobOlob 123 Tahun Injil di Simalungun dirayakan Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Resort Medan Barat me
Medan(harianSIB.com)Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan memprakirakan cuaca di Provinsi Sumatera Uta
Batubara(harianSIB.com)Empat terduga pengedar pil ekstasi diamankan tim Satres Narkoba Polres Batubara dari tempat hiburan malam (THM) di Ke
Medan(harianSIB.com)Sebaran asap terdeteksi di sejumlah wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), pada Senin (14/9/2026). Kondisi tersebut tu
Binjai(harianSIB.com)Hujan gerimis disertai angin kencang membawa petaka di Lapangan Merdeka Binjai, Senin (14/9/2026) sore. Lila Apriyana (
Karo(harianSIB.com)Masyarakat dari berbagai jemaah dan kelompok pengajian di wilayah Tanah Karo memadati Lapangan Gok Purba, Berastagi
Jakarta(harianSIB.com)KlausMichael Khne, taipan logistik Jerman, wafat pada 24 Agustus 2026 dalam usia 89 tahun di kediamannya di Schinde