Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Dina Lumbantobing Harap Pers Wartakan Berita dengan Bahasa dan Media Peka Gender

Redaksi - Jumat, 24 Februari 2023 21:40 WIB
361 view
Dina Lumbantobing Harap Pers Wartakan Berita dengan Bahasa dan Media Peka Gender
Foto: Dok/Ist
Koordinator Konsorsium Perempuan Sumatera Mampu, Dina Lumbantobing 
Nias Barat (harianSIB.com)
Koordinator Konsorsium Perempuan Sumatera Mampu (Permampu) Dina Lumbantobing berharap para jurnalis giat menulis dan mewartakan berita-berita dengan bahasa dan media yang peka gender, terlebih peka melawan segala bentuk diskriminasi dan peminggiran kelompok minoritas.
Permampu merupakan konsorsium delapan organisasi perempuan Mitra Mampu dari seluruh Pulau Sumatera, mulai Aceh sampai Lampung.
"Jangan menjadi corong partai politik, ataupun pendukung para penguasa. Khusus untuk para jurnalis perempuan agar berani menyuarakan dan meliput isu-isu yang tidak adil gender dan memberi waktu untuk meneliti fenomena-fenomena baru di dunia media digital yang membangun stereotype atas tubuh dan penampilan perempuan maupun kasus-kasus perempuan," katanya kepada harianSIB.com, Jumat (24/2/2023).
Dikatakannya, pers merupakan penyambung lidah dan telinga masyarakat, sehingga diharapkan dengan pemberitaanya mampu menyentuh ke seluruh kalangan dan gender yang tidak membangun opini yang diskriminatif.
"Media massa merupakan salah satu mitra kami, tentu kami punya harapan besar agar posisi perempuan dan laki-laki dalam media berimbang dan adil, tidak membangun opini yang diskriminatif. Mendukung kepemimpinan perempuan dan tidak mendikotomi peran jurnalis berdasarkan identitas gender di internal institusi," katanya.
Dina mengatakan, harapan tersebut disampaikan agar ke depan wartawan dapat semakin berempati dalam menciptakan berita yang bernuansa positif terhadap perlindungan hak, harkat dan martabat perempuan, mengingat belakangan ini masih ada saja media massa yang melakukan eksploitasi terhadap isu perempuan dan anak . (*)


Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru