Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Amnesty International Temukan Polri Beli Alat Sadap Israel Lewat Singapura

Wilfred Manullang - Kamis, 25 Juli 2024 14:02 WIB
391 view
Amnesty International Temukan Polri Beli Alat Sadap Israel Lewat Singapura
Foto: Net
Ilustrasi penyadapan
Jakarta (harianSIB.com)
Amnesty International Indonesia mengungkap temuan institusi Kepolisian Republik Indonesia membeli alat sadap dari Israel lewat pihak ketiga, yakni Singapura.

Temuan pada awal Juni 2024 ini kembali digaungkan Amnesty International menyusul kontroversi Revisi Undang-undang Polri yang sedang berjalan, khususnya terkait pasal yang memberikan penyadapan.

"Perluasan kewenangan kepolisian melalui RUU Kepolisian juga semakin mengkhawatirkan dengan adanya temuan spyware invasif yang ada di Indonesia," ujar Media and Campaign Manager Amnesty International Nurina Savitri dalam diskusi publik bertajuk "Polisi Superbody, Siapa yang Mengawasi," di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (22/7/2024) dikutip dari kompas.com

Nurina mengatakan, terjadi penjualan spyware invasif dan teknologi pengawasan siber lainnya yang dijalin perusahaan dan lembaga negara seperti Polri dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Transaksi ini terjadi pada 2017-2023 yang berasal dari berbagai negara, seperti Yunani, Singapura, Malaysia dan Israel.

Nurina menyebut, beberapa impor alat sadap ini dilakukan dengan perantara di Singapura, yang memang memiliki riwayat penyuplai alat sadap ke lembaga negara di Indonesia.


Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru