Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 07 April 2026

Ada Lukisan Pahlawan Gugur Pakai Kalung Salib di Kantor Kemenag

Wilfred Manullang - Minggu, 04 Agustus 2024 14:29 WIB
1.018 view
Ada Lukisan Pahlawan Gugur Pakai Kalung Salib di Kantor Kemenag
Foto: dokumentasi Kemenag
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas

Sementara itu, Ketua Umum Gekira Fary Djemy Francis menjelaskan apa yang disampaikan Yaqut seperti dialog yang diadakan dengan tema 'Merawat Perbedaan Mewujudkan Persaudaraan dan Keadilan Sejati.'

"Tema ini sangat aktual dan kontekstual dengan situasi kehidupan berbangsa dan bernegara kita. Kontestasi politik, entah pileg, pilpres maupun pilkada itu menegaskan banyak perbedaan baik perbedaan partai, perbedaan dukungan calon maupun perbedaan garis perjuangan. Perbedaan-perbedaan ini tidak harus melahirkan konflik dan menyuburkan benih-benih permusuhan," ujar Fary.

"Dalam konteks ke-Indonesia-an kita, perbedaan ini harus dilihat sebagai kekayaan bersama. Ini suatu potensi besar dalam membangun bangsa, keberagaman itu Indonesia," sambungnya.

Menurut Fary, uniformitas yang dipaksakan justru bisa memicu perpecahan dan konflik. Maka itu, tugas sosial dan etik adalah dengan cara merawat perbedaan, menjaga keberagaman dan menghormati keragaman dalam hal suku, agama, ras, budaya dan adat-istiadat.

"Itu hanya bisa terjadi kalau kita memperlakukan yang lain sebagai saudara-bersaudara. Itu bisa diimplementasikan ketika keadilan ditumbuhkan dan ditegakkan di rumah besar Indonesia raya ini," ucapnya.

Tanpa itulah perbedaan disebutnya bisa menjadi faktor yang melahirkan perpecahan dan perselisihan.

"Untuk itu, marilah kita terus berjuang menghidupkan semangat persaudaraan, membangun solidaritas dan terus bergumul dalam doa seperti yang Tuhan kita kepada Bapa di surga: ut omnes unum sint (agar mereka semua bersatu)," pungkasnya. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru