KAMMI Sumut Desak Kejati Periksa Anggaran Sosper, Wasbang dan Pokir
Medan(harianSIB.com)Puluhan massa yang menamakan dirinya Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumut mendesak Kejati Sumut mem
Arnod menyoroti adanya ketegangan di kalangan elite politik yang masih menyisakan persaingan dan konflik, sehingga memicu polemik berkepanjangan di masyarakat. Kondisi ini, menurutnya, berpotensi memperburuk stabilitas politik nasional, apalagi dengan persaingan Pilkada serentak yang dapat mengganggu agenda pembangunan ekonomi demi kesejahteraan masyarakat.
"Saat ini situasi di kalangan elite politik masih panas. Saling menjegal sangat terlihat, diperburuk oleh para buzzer yang semakin memperkeruh suasana. Padahal, kita mengharapkan politik yang lebih tenang dan damai menjelang transisi kepemimpinan ini," ujar Arnod.
Arnod juga mengungkapkan kekhawatiran atas upaya yang dianggapnya sistematis untuk memecah hubungan antara Prabowo dan Jokowi (Gibran), terutama melalui polemik akun 'fufufafa' yang diduga terkait dengan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka. Selain itu, ia menyebut adanya upaya pihak tertentu mengacaukan internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan PDIP, serta politisasi hukum yang dinilai semakin meluas untuk menyingkirkan lawan politik.
"Politik di kalangan elite tidak cukup stabil. Jika tidak segera ditangani, konflik ini bisa merembes ke masyarakat dan menghambat agenda ekonomi kita. Stabilitas politik sangat penting untuk menyambut pemerintahan baru, terutama dengan tantangan global yang semakin kompleks," jelasnya.
Sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Percetakan, Penerbitan, dan Media Informasi (PP FSP PPMI-KSPSI), Arnod menekankan bahwa tantangan ke depan sangat berat, terutama dalam hal pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, dan investasi. Ia berharap agar elite politik bersatu dan mengutamakan kepentingan nasional yang lebih besar, tidak terpecah belah.
"Tantangan kita adalah bagaimana ekonomi bisa tumbuh, investasi masuk, dan tenaga kerja terserap sesuai dengan tujuan lahirnya Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibuslaw). Oleh karena itu, persatuan elit sangat dibutuhkan," ujar Arnod.
Sebagai anggota tim penyusun Undang-Undang Cipta Kerja, Arnod juga berharap pemerintahan baru dapat memperluas lapangan pekerjaan dan mengembalikan swasembada pangan, seperti beras, bawang putih, kedelai, dan hasil pertanian lainnya. "Kita tidak boleh lagi bergantung pada impor yang merugikan petani lokal. Ketahanan dan kedaulatan pangan harus menjadi prioritas," tambahnya.
Arnod juga menekankan pentingnya peran pengusaha besar, terutama di sektor tambang dan industri ekstraktif, untuk memperhatikan keselamatan lingkungan. Ia juga mengingatkan agar regulasi tidak tumpang tindih dan korupsi harus diberantas melalui koordinasi yang baik antar-kementerian. Perlindungan dan pembinaan pekerja juga harus menjadi fokus pemerintah ke depan.
Terkait kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran, Arnod berharap kabinet yang dibentuk nantinya adalah kabinet kerja yang diisi oleh para ahli (zaken kabinet) dan inovatif. Ia mengusulkan agar kabinet tersebut diberi nama "Kabinet Indonesia Bersatu dan Maju."
"Jika politik stabil, elite bersatu, dan kabinet terdiri dari orang-orang yang ahli dan profesional, saya yakin Indonesia akan bergerak maju dengan cepat. Kabinet Indonesia Bersatu dan Maju adalah nama yang tepat," pungkas Arnod Sihite. (**)
Medan(harianSIB.com)Puluhan massa yang menamakan dirinya Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumut mendesak Kejati Sumut mem
Jakarta(harianSIB.com)Tim Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) melaksanakan Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Ke
Medan(harianSIB.com)Massa Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Sumut menggelar aksi unjuk rasa ke depan ged
Jakarta(harianSIB.com)BookCabin menghadirkan fitur Flight Booking with Stretcher untuk memudahkan pelanggan yang membutuhkan layanan penerba
Nisel(harianSIB.com)Pemkab Nias Selatan (Nisel) yang difasilitasi oleh Dinas Pertanian menggelar forum uji publik terkait rancangan Peratura
Medan(harianSIB.com)Sumatera Utara (Sumut) tercatat sebagai daerah dengan tingkat inflasi terendah keempat secara nasional, dengan inflasi s
Medan(harianSIB.com)Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sumut tidak menghadiri pemanggilan 0mbudsman Sumut terkait tindak lanjut Lap
Pematangsiantar(harianSIB.com)Polsek Siantar Barat amankan pelaku penggelapan sepeda motor inisial A (18), warga Desa Kampung Negeri, Dolok
Batubara(harianSIB.com)Polres Batubara kembali melaksanakan kegiatan Strong Point di sejumlah titik rawan kemacetan, penyeberangan, sekolah,
Taput(harianSIB.com)Wakil Bupati (Wabup) Tapanuli Utara (Taput), Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan MEng menyatakan komitmennya berkolaborasi
Medan(harianSIB.com)Aksi tawuran menggunakan senjata tajam (sajam) yang melibatkan geng motor Salvador 424 Medan di Jalan Dr Mansyur, tepatn
Medan(harianSIB.com)Pemprov Sumut mengembangkan budidaya bawang putih seluas 9.624 hektare di sembilan kabupaten untuk memperkuat sektor per