Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 27 Juni 2026

Basuki: Kedubes yang Buka di IKN Sebelum 2028 Dapat Lahan Gratis

Redaksi - Sabtu, 15 Februari 2025 09:27 WIB
41 view
Basuki: Kedubes yang Buka di IKN Sebelum 2028 Dapat Lahan Gratis
Foto: KOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER
Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen saat menyampaikan pandangannya terkait pembangunan IKN kepada Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, di IKN, Kamis (13/2/2025).
IKN (harianSIB.com)
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, menawarkan lahan gratis kepada negara-negara sahabat yang ingin mendirikan kedutaan besar di IKN sebelum 2028. Tawaran ini disampaikan dalam acara Nusantara International Partners Visit (NIPV) 2025 di IKN, Kamis (13/2/2025).

"If you build an embassy in the new capital city of Nusantara before 2028, you will receive the land free of charge," ujar Basuki kepada Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, dilansir dari Kompas.com.

Basuki menjelaskan, bahwa pembangunan IKN kini memasuki Tahap II (2025-2029), yang berfokus pada penyelesaian gedung-gedung perkantoran legislatif dan yudikatif.

Gerritsen menyambut baik tawaran tersebut dan menyampaikan kekagumannya terhadap pembangunan IKN. "Anda telah mengerjakan pembangunan IKN dengan luar biasa. Pembangunan IKN skala besar ini sangat menakjubkan, dengan mengedepankan prinsip-prinsip berkelanjutan," tuturnya.

Selain Gerritsen, kegiatan NIPV 2025 ini juga dihadiri oleh Duta Besar Spanyol Aguilera Aranda, Senior Representative JICA Kakuda Kazuyuki, Head of Infrastructure Kedutaan Besar Inggris Satryo Wibisono, perwakilan negara Denmark, Finlandia, Jerman, Norwegia, Singapura, dan Tony Blair Institute.

Selain itu juga hadir perawiklan Asian Development Bank (ADB), Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), dan Islamic Development Bank (IDB).

Kegiatan NIPV 2025 ini bertujuan untuk mengapresiasi dukungan dari mitra pembangunan internasional yang telah memberikan perhatian sejak IKN berdiri pada 2022, terutama dalam desain IKN sebagai kota berkelanjutan dan smart forest city.

"Jadi ada banyak sekali bantuan-bantuan yang diberikan, di antaranya technical assistance," ujar Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam, Myrna Asnawati Safitri.

Myrna menambahkan, acara NIPV 2025 disambut antusias oleh lebih dari 20 negara, yang sebagian di antaranya sudah bekerja sama dengan Otorita IKN.

Ia berharap acara ini dapat menjadi bukti nyata bagi negara-negara lain untuk melihat langsung perkembangan pembangunan IKN. "Tapi yang lain kan harus kita ajak untuk melihat dulu. Jadi kita ingin memberikan bukti sih sebenarnya. Seeing is believing. Kita harus membuktikan dulu," pungkas Myrna. (*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru