Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Januari 2026

Horor di Langit Surabaya: Mesin Kiri Keluarkan Api, Pilot Garuda GA313 Putar Balik, 137 Nyawa Selamat

Redaksi - Minggu, 21 September 2025 07:45 WIB
1.304 view
Horor di Langit Surabaya: Mesin Kiri Keluarkan Api, Pilot Garuda GA313 Putar Balik, 137 Nyawa Selamat
Ira Dasuki for Suara Merdeka Jatim
Pesawat Garuda tujuan Jakarta yang terpaksa kembali mendarat di Bandara Surabaya, karena ada masalah mesin.

Surabaya(harianSIB.com)

Suasana penerbangan Garuda Indonesia GA313 rute Surabaya-Jakarta berubah menjadi ketegangan saat percikan api terlihat dari mesin kiri pesawat, Rabu (17/9/2025) malam. Keputusan cepat dan krusial dari pilot untuk kembali ke landasan (Return to Base/RTB) berhasil menyelamatkan 137 penumpang dari insiden yang berpotensi fatal.

Penerbangan yang semula dijadwalkan berjalan normal dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya, pada pukul 18.30 WIB, mengalami anomali serius hanya sekitar 20-30 menit setelah mengudara. Pesawat Boeing 737-800 NG dengan registrasi PK-GMC tersebut terdeteksi mengalami gangguan teknis pada mesin kirinya.

Salah seorang penumpang, Ira Dasuki, seorang wanita asal Tangerang Selatan, menjadi saksi mata detik-detik mencekam tersebut. Firasat gelisahnya sejak lepas landas ternyata menjadi kenyataan.

"Saya sedang iseng merekam story Instagram, tiba-tiba ada kayak api gitu di sisi kiri, nggak tahu kebakar atau gimana," ungkap Ira. Kepanikan sontak membuatnya langsung mematikan kamera ponselnya.

Baca Juga:

Kesaksian Ira sejalan dengan data teknis yang diterima pilot di kokpit. Tanpa menunda, pilot mengumumkan kondisi darurat dan mengambil keputusan standar keselamatan tertinggi, memutar balik pesawat kembali ke Bandara Juanda.

Suasana di dalam kabin seketika gempar. Isak tangis dan doa terdengar dari kursi-kursi penumpang. "Semua pasrah. Pendaratannya tidak semulus biasanya, terasa lebih kencang, tapi alhamdulillah kita semua selamat," tambah Ira, menggambarkan momen pendaratan darurat pada pukul 19.50 WIB, atau 80 menit setelah pesawat lepas landas.

Respon Maskapai dan Viral di Media Sosial

Baca Juga:

Garuda Indonesia segera mengambil langkah penanganan. Corporate Secretary Garuda, Cahyadi Indrananto, dalam keterangannya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

"Keputusan RTB diambil pilot demi memprioritaskan keamanan dan keselamatan penumpang. Ini sudah sesuai prosedur dan merupakan komitmen utama kami," tegas Cahyadi. Ia menambahkan, tim inspeksi langsung dikerahkan untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap penyebab gangguan teknis tersebut, meskipun pesawat telah dinyatakan laik terbang pada pemeriksaan pre-flight.

Di darat, 137 penumpang diberikan tiga opsi: pengembalian dana (refund), penjadwalan ulang (reschedule), atau melanjutkan perjalanan dengan pesawat pengganti. Sebagian besar penumpang, termasuk Ira Dasuki, memilih untuk terbang kembali pada malam yang sama setelah menenangkan diri.

Pesawat pengganti akhirnya diberangkatkan pukul 21.25 WIB dan tiba dengan selamat di Jakarta pukul 23.00 WIB. Meskipun pihak maskapai menyediakan makanan ringan dan air mineral, beberapa penumpang menyayangkan pelayanan yang dianggap minimalis di tengah situasi krisis.

Kisah ini dengan cepat menjadi sorotan publik setelah video singkat Ira Dasuki yang diunggah di akun TikTok @iradasukii viral dalam hitungan jam. Kolom komentar dibanjiri ucapan syukur dan doa dari warganet, sekaligus memicu kembali diskusi publik mengenai standar keselamatan penerbangan di Indonesia.

Insiden GA313 ini menjadi pengingat keras akan pentingnya profesionalisme kru pesawat dan ketatnya pengawasan teknis, terutama pada armada yang telah beroperasi selama puluhan tahun seperti Boeing 737-800 NG. Kisah ini bukan hanya tentang kengerian di udara, tetapi juga tentang 137 nyawa yang terselamatkan berkat keputusan tepat di saat kritis.(**)

Baca Juga:

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
DPP Partai Hanura Gelar Bimtek Nasional DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota se Sumatera di Medan
Gugatan Tutut di PTUN Memanas: Menkeu Purbaya Klaim Dicabut, Pengacara Membantah Keras
Sudah Ditemukan, Dua Orang Hilang Usai Demo Agustus 2025
Pdt Penrad Siagian Protes Resentralisasi R-APBN 2026 Jadi Ancaman Semangat Otonomi Daerah
Pengadilan Kabulkan Banding Sengketa Lahan SMANSA Bandung
DPRD DKI Jakarta Terima Tunjangan Rumah Hingga Rp 78,8 Juta per Bulan
komentar
beritaTerbaru