BPBD: Kabupaten Simalungun Tidak Terdampak Gempa Bumi
Simalungun (harianSIB.com)Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun menyampaikan bahwa Kabupaten Simalungun tida
Jakarta(harianSIB.com)
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyebut Encep Nurjaman alias Hambali, tersangka terorisme yang ditahan di Guantanamo, Amerika Serikat, akan diadili pada bulan November mendatang.
"Berita terakhir yang kami dengar, pengadilan militer Amerika Serikat akan mulai mengadili bulan November tahun ini, tapi belum ada perkembangan terakhir," ucap Yusril di Kantor Kemenko Kumham Imipas, Jakarta, Kamis (9/10/2025) seperti dikutip dari CNN Indonesia.
Menurut Yusril, pihaknya sempat menyinggung kasus Hambali saat pihak Kedutaan Besar AS berkunjung ke kantornya beberapa waktu lalu.
"Tapi dia (kedutaan AS, red.) mengatakan dia pun belum banyak informasi mengenai masalah ini," tuturnya.
Baca Juga:Hambali merupakan mantan tokoh militan Jamaah Islamiyah. Ia ditahan di Guantanamo selama lebih dari 20 tahun, tetapi belum diadili. Persoalan ini sempat disinggung Yusril pada bulan Agustus lalu dalam pertemuan dengan pihak AS.
"Kami berharap pemerintah AS dapat memberikan perkembangan terbaru mengenai status Hambali," kata Yusril dalam pertemuan dengan Chargé d'Affaires AS Peter Haymond di Jakarta, Kamis (21/8).
Adapun wacana pemulangan Hambali pertama kali dilontarkan Yusril pada awal tahun 2025.
"Bagaimanapun Hambali adalah warga negara Indonesia. Betapa pun salah warga negara kita di luar negeri, tetap kita harus berikan perhatian," ucap Yusril di Jakarta, Jumat (17/1) malam.
Yusril menjelaskan, Hambali merupakan teroris yang diduga kuat terlibat dalam kasus Bom Bali 2002. Hambali sempat melarikan diri dan tidak diketahui keberadaannya hingga akhirnya berhasil ditangkap.
Hambali kemudian ditahan di Guantanamo atas permintaan Amerika Serikat. Akan tetapi, perkara Hambali belum mendapat kepastian hukum karena belum diadili oleh penegak hukum setempat.
"Sampai hari ini, (Hambali) belum pernah diadili karena menghadapi sejumlah permasalahan, karena yang diperlakukan adalah hukum militer Amerika Serikat dan bukan hukum sipil," katanya dalam kesempatan berbeda di Jakarta, Selasa (21/1).
Rencana pemulangan mantan teroris ini membutuhkan koordinasi antarkementerian/lembaga. Yusril menyebut pemerintah tidak memasang target waktu untuk merampungkannya karena hal itu tidak termasuk prioritas yang perlu segera diselesaikan. (*)
Simalungun (harianSIB.com)Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun menyampaikan bahwa Kabupaten Simalungun tida
Karo (harianSIB.com) Pemerintah Kabupaten Karo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada menyusul peningkatan aktivitas vulka
Padang(harianSIB.com)Kapal cepat MV Mentawai Fast 01 kandas setelah dihantam badai dan gelombang tinggi saat hendak memasuki Muaro Padang, K
Jakarta(harianSIB.com)Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru per pukul 18.48 WIB Sabtu (15/8/2026), gempa berkek
Jepang(harianSIB.com)Hujan ekstrem yang mengguyur wilayah timur Jepang sejak Kamis malam, 13 Agustus 2026, menimbulkan bencana besar di Pref
Medan(harianSIB.com)Menjadi agenda rutin Pemerintah Kota Medan beserta Dinas Pariwisata Kota, &039Car Free Night&039 (CFN) kembali di
Aekkanopan(harianSIB.com)Gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan kekuatan 7 magnitudo (M) yang menewaskan 38 warga, mend
Kutacane(harianSIB.com)Kepala SMAN 1 Badar Aceh Tenggara, Hadian Munthe S.Pd M.Si berharap kepada seluruh anak anak pelajar, agar terus men
Amman(harianSIB.com)Pemerintah Yordania memulai persiapan peringatan 2.000 tahun pembaptisan Yesus Kristus pada 2030 dengan proyek pengemban
Banda Aceh(harianSIB.com)Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan turun langsung menemui massa aksi peringatan Hari Damai Aceh di sekitar Masji
Nias(harianSIB.com)Bupati Nias Ya&039atulo Gulo mengukuhkan 33 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Nias di hala
Aekkanopan(harianSIB.com)Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), Erni Malinda Napit