Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

Timbul Raya Manurung: Diplomasi "Emas" Swiss Luluhkan Trump, Indonesia Tak Bisa Asal Tiru karena KPK, tapi Ada Cara Lain

Redaksi - Rabu, 19 November 2025 18:18 WIB
509 view
Timbul Raya Manurung: Diplomasi "Emas" Swiss Luluhkan Trump, Indonesia Tak Bisa Asal Tiru karena KPK, tapi Ada Cara Lain
Foto Dok/Pribadi
Timbul Raya Manurung

Medan (harianSIB.com)

Keberhasilan Swiss melunakkan kebijakan tarif Amerika Serikat (AS) di bawah Donald Trump melalui pendekatan "diplomasi kemewahan" menjadi sorotan dunia. Namun, Pengamat asal Medan Timbul Raya Manurung mengingatkan, Indonesia tidak bisa serta-merta meniru cara tersebut karena benturan regulasi anti-korupsi, meski ada celah diplomasi simbolik yang bisa dimanfaatkan.

Timbul menyoroti bagaimana delegasi Swiss sukses besar mengubah pendirian Trump. Dengan janji investasi USD 200 miliar, ditambah simbol kemewahan berupa batangan emas dan jam meja Rolex di atas meja, tarif dagang AS terhadap Swiss mencair seketika.

"Tarif Swiss untuk barang non-baja dan aluminium yang tadinya 39%, turun drastis menjadi 15%. Itu sebuah keajaiban negosiasi yang transaksional," ujar Timbul kepada harianSIB.com, Rabu (19/11/2025).

Ia juga sempat menyarankan Eropa meniru langkah ini dengan simbol teknologi mereka, seperti membawa mobil Audi A8 yang penuh komponen aluminium ke Gedung Putih, daripada sekadar berdebat dengan data spreadsheet.

Baca Juga:
Hambatan Gratifikasi bagi Indonesia

Namun, Timbul menekankan bahwa konteks Indonesia berbeda. Pendekatan memberikan hadiah mewah secara personal kepada pemimpin negara lain, seperti yang dilakukan Swiss kepada Trump, sangat berisiko secara hukum domestik.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polri dan Pemprov Papua Dapat Nilai Terendah dalam Survei Integritas KPK
12 Jam Diperiksa KPK, Remigo Keluar Pakai Rompi Oranye
Aksi Penembakan Brutal di Dua Kota Amerika Serikat, 4 Tewas
DPRDSU Apresiasi KPK Tangkap Bupati Pakpak Bharat
Remigo Berutu Terjaring KPK
Beri Dukungan, Aktivis Berharap KPK Periksa Sejumlah Pejabat Pemkab Asahan
komentar
beritaTerbaru