Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

Kampus Agama Khonghucu Negeri Pertama di Indonesia Diresmikan Menteri Agama

Redaksi - Kamis, 20 November 2025 09:56 WIB
586 view
Kampus Agama Khonghucu Negeri Pertama di Indonesia Diresmikan Menteri Agama
dok Kemenag
Peresmian Kampus Agama Khonghucu Negeri Pertama di RI.

Kedua, Li atau susila dan ritual yang disebutnya mencakup aspek perilaku, etika, dan norma sosial serta ritual keagamaan yang teratur. Dia menekankan larangan untuk mendengarkan, melihat, mengucapkan, atau melakukan hal-hal yang tidak baik.

Ketiga, Ba De atau delapan kebajikan yang disebutnya merupakan penjabaran nilai-nilai moral. Delapan kebajikan tersebut meliputi: bakti, rendah hati, setia, dapat dipercaya, susila, keadilan, suci hati, dan tahu malu.

"Nilai-nilai ini harus menjadi pedoman perilaku dalam setiap hubungan sosial," tegasnya.

Kepala Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu Sekretariat Jenderal Kementerian Agama, Nurudin, mengatakan pendirian SETIAKIN merupakan bentuk keadilan. Dia mengatakan ini adalah sekolah tinggi agama Konghucu pertama di Indonesia.

"Sekolah tinggi ini tercatat sebagai Sekolah Tinggi Agama Khonghucu negeri yang pertama di Indonesia. SETIAKIN hadir untuk merespons kebutuhan akan lembaga pendidikan tinggi formal bagi pemeluk agama Konghucu," ujar Nurudin.

"Pendirian kampus ini, merupakan wujud nyata dukungan pemerintah terhadap pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dari segi intelektual dan bidang lainnya," sambungnya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemko Medan Apresiasi FGD Sekaligus Launching Rumah Ibadah dan Madrasah Ramah Anak Yang Diinisiasi GPI
Dugaan Korupsi Dana Bos, Kejari Cabang Labuhandeli, Geledah Kantor Kemenag Deliserdang
Kemenag Tanggapi Ambruknya Pesantren: Audit Infrastruktur Jadi Prioritas
Sekjen Kemenag Tegaskan: Tanah Wakaf Milik Allah, Tak Bisa Jadi Agunan atau Disita
Dua Kelompok Massa Demo ke Kejati Sumut, Soroti Dugaan Penyimpangan di PDAM Langkat dan Kemenag Humbahas
Demo di Kejati Sumut, Soroti Kasus Smartboard Langkat dan Dugaan Pungli di Kemenag
komentar
beritaTerbaru