Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

IAW Soroti Kontrasnya Respon Prabowo dan Pembantu Presiden Tangani Bencana Sumatera

Donna Hutagalung - Selasa, 09 Desember 2025 20:22 WIB
490 view
IAW Soroti Kontrasnya Respon Prabowo dan Pembantu Presiden Tangani Bencana Sumatera
Foto: harianSIB.com/Dok
Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch, Iskandar Sitorus

Dalam 10 tahun terakhir, kerusakan hutan hujan Sumatera meningkat hingga 500–600 ribu hektare setiap lima tahun. Sementara itu, 30 persen peta rawan banjir dan longsor di daerah tidak diperbarui sejak 2014.

"Teknologinya berlari, tetapi birokrasi berjalan kaki," kata Iskandar menyoroti tidak sinkronnya sistem peringatan dini dan lemahnya koordinasi lintas provinsi.

Sebelumnya, banjir bandang dan longsor yang terjadi sejak akhir pekan lalu melumpuhkan Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Ratusan orang dilaporkan meninggal, lebih dari 3,2 juta warga terdampak, dan sejumlah infrastruktur utama rusak berat. Di berbagai wilayah, air yang surut menyisakan kondisi memprihatinkan serta ribuan warga yang masih mencari keluarga mereka.

Iskandar menyatakan, di tengah kondisi tersebut, pemerintah memiliki momentum untuk menjadikan bencana ini sebagai titik balik penegakan hukum lingkungan di Sumatera.

"Negara tidak boleh lagi hanya memadamkan api. Negara harus memutus siapa yang menyalakan apinya," tegasnya. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Anggota DPRD Simalungun Minta Pemprovsu Benahi Longsor di Raya Simalungun
Dandim Nias Dorong Pasukan Reaksi Cepat Semangat Terus Cari Korban Longsor
Hari Keempat Longsor Gomo, 4 Korban Belum Ditemukan
BMKG Prediksi Hujan Lebat, Longsor akan Landa Pegunungan dan Pantai Barat
Dandim 0212 /TS Pasang Banner Peringatan Banjir dan Longsor
Bupati Nisel Tinjau Longsor Desa Sukamaju Mohili
komentar
beritaTerbaru