Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

Kejagung Setor Rp6,6 Triliun ke Negara, Dijaga Ketat Sejak Pagi

Redaksi - Kamis, 25 Desember 2025 15:17 WIB
343 view
Kejagung Setor Rp6,6 Triliun ke Negara, Dijaga Ketat Sejak Pagi
harianSIB.com/Dok
Gunungan uang hasil rampasan negara senilai Rp6,6 triliun ditata di lobi Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (24/12/2025).

Ia memastikan, seluruh uang yang ditampilkan bukan berasal dari pinjaman bank, melainkan murni hasil sitaan negara. Rinciannya, Rp4,28 triliun merupakan hasil sitaan Kejaksaan Agung dan Rp2,4 triliun berasal dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

"Uang yang ditampilkan ini semuanya uang sitaan, bukan uang pinjaman. Ditampilkan semua dan bisa dikonfirmasi ke pihak bank," jelas Anang.

Menurutnya, uang hasil rampasan tersebut selama ini disimpan dalam rekening milik Kejaksaan. Setelah penyerahan secara simbolis, dana itu akan disetorkan ke kas negara melalui Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

Sebelumnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin secara resmi menyerahkan uang sebesar Rp6.625.294.190.469,74 kepada negara melalui Menteri Keuangan. Penyerahan dilakukan di Gedung Jampidsus Kejagung dan disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Pada hari yang baik ini, sebagai wujud pertanggungjawaban kepada publik, kami menyerahkan uang sebesar Rp6,625 triliun," kata Burhanuddin dalam kegiatan tersebut.

Di hadapan Presiden, Burhanuddin menegaskan komitmen Kejaksaan untuk menindaklanjuti kasus penyalahgunaan kawasan hutan. Ia menekankan bahwa hutan harus dikelola untuk kepentingan rakyat, bukan kelompok tertentu.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sudung Situmorang Monitoring Penanganan Kasus Korupsi di Sumut
Kejari Labuhanbatu Tahan 2 Tersangka Korupsi
4 Bulan Sandang Tersangka Korupsi, Kadis Tarukim Karo dan PKK Belum Dicopot
Gaya Hidup Konsumtif Picu Kepala Daerah Korupsi
Tol Medan-Berastagi Belum Bisa Diwujudkan, Biayanya Rp 7 Triliun dan Melintasi Kawasan Hutan
Seharusnya Kepala Daerah Jera Berbuat Korupsi
komentar
beritaTerbaru