Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 23 Oktober 2026

Pabrik Sabu 1 Ton di Aceh Dibongkar, Bea Cukai Kejar Jaringan

Redaksi - Jumat, 23 Oktober 2026 18:32 WIB
194 view
Pabrik Sabu 1 Ton di Aceh Dibongkar, Bea Cukai Kejar Jaringan
Foto: Dok/Ist
Plt Direktur Interdiksi Narkotika Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Erwin Situmorang

Jakarta(harianSIB.com)

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menegaskan Indonesia tidak boleh dijadikan tempat produksi maupun peredaran gelap narkotika.

Penegasan itu disampaikan menyusul pengungkapan laboratorium gelap narkoba terbesar di Indonesia yang berlokasi di Pidie, Aceh.

Plt Direktur Interdiksi Narkotika Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Erwin Situmorang, melansir detikcom mengapresiasi tim gabungan Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, serta mitra luar negeri yang berkontribusi dalam pengungkapan jaringan tersebut.

Menurut Erwin, soliditas lintas instansi, pertukaran informasi, dan tindakan terkoordinasi menjadi kunci keberhasilan memutus mata rantai kejahatan narkotika terorganisasi.

Baca Juga:
Ia mengingatkan, kasus di Pidie menjadi peringatan serius karena sindikat narkotika tidak hanya menyelundupkan barang jadi dari luar negeri, tetapi juga mulai membangun fasilitas produksi di dalam negeri.

Karena itu, aparat diminta tidak berhenti pada penyitaan pabrik, tetapi juga menelusuri seluruh rantai pasokan, distribusi, hingga pihak yang mendanai kegiatan ilegal tersebut.

Erwin berharap pengungkapan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kemampuan intelijen penegak hukum serta memperkuat koordinasi antara BNN, Polri, Bea Cukai, dan aparat penegak hukum lainnya.

Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing guna membantu mencegah peredaran narkotika.

Sebelumnya, tim gabungan Bareskrim Polri, BNN, dan Direktorat Jenderal Bea Cukai menggerebek laboratorium gelap narkoba di dua toko yang disulap menjadi pabrik sabu di Pidie, Aceh. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sekitar satu ton sabu cair jenis methamphetamine.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, laboratorium gelap tersebut diduga terafiliasi dengan jaringan narkoba internasional yang melibatkan sindikat asal China, Malaysia, dan Indonesia.(*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kepala BNNP Sumut: Belum Ditemukan Pembalut Wanita Mengandung Narkotika
Komisi V DPR Harapkan BNN Sumut Tes Urine Ratusan Sopir Taksi Resmi dan Bus KNIA
Ka BNNK Sergai M Adlin Tambunan Minta Media Massa Sampaikan Bahaya Narkoba
Didakwa Terima Suap, Pegawai BNNK Pematangsiantar Diadili
Seorang Pria Bawa Narkoba dalam Mobil Ditetapkan BNNK Siantar Sebagai Tersangka
Bawa Narkoba Dalam Mobil, RS Belum DItetapkan BNNK Sebagai Tersangka
komentar
beritaTerbaru