Pasir dari Tanjung Ale Masuk Proyek Jalan Rp9,58 Miliar, Izin Desa dan Lubuk Larangan Dipertanyakan
Sosa Timur(harianSIB.com)Material pasir yang disebut berasal dari lokasi penyedotan menggunakan mesin aquari di Sungai Sutam, Desa Tanjung A
Disampaikan Oleh: Pdt. Dr. Robinson Butarbutar, Ephorus HKBP
Saudara-saudara
terkasih di dalam Yesus Kristus,
Jika kita membaca dengan seksama
Injil Markus pasal 3 dari awal sampai akhir, maka akan terlihat ada lima peristiwa
penting yang berkaitan dengan perbuatan-perbuatanyang dilakukan Yesus, terutama
perbuatan-Nya dalam menyembuhkan orang-orang sakit, yang mati sebelah
tangannya, yang datang dari berbagai tempat seperti Galilea, Yudea, Yerusalem,
Idumea, Tirus, dan Sidon. Mereka berbondong-bondong hendak menjumpai Yesus
setelah mendengar segala yang dilakukan-Nya (ay. 1, 7-8).
Peristiwa
apa sajakah yang lima itu?
Pertama, ialah perbuatan roh-roh jahat (Yunani: ta pneumata
akatharta) yang tersungkur di hadapan Yesus setelah melihat Dia dan
berkata: “Engkaulah Anak Allah†(ay. 11).
Kedua, ialah Yesus naik ke atas bukit dan memanggil dua belas
orang pilihan-Nya untuk ditetapkan dan diutus memberitakan Injil serta mengusir
setan-setand (Yunani: ta daimonia, ay. 15).
Ketiga, kedatangan sanak-saudara Yesus ke sebuah rumah (Yunani: oikos)
di mana Yesus ada di dalamnya. Mereka datang hendak mengambil Yesus sebab Ia
dicap sudah tidak waras lagi (ay. 20-21).
Keempat, para ahli Taurat yang datang dari Yerusalem yang mengatakan
bahwa Yesus itu kerasukan Beelzebul, dan dengan penghulu setan Ia mengusir
setan (Yunani: archonti ton daimonion). Tentu saja tuduhan para ahli
Taurat ini dilawan oleh Yesus (ay. 22-30).
Kelima,perkataan Yesus kepada orang banyak yang duduk bersama
dengan Dia tentang siapa saudara laki-laki, saudara perempuan, dan ibu Yesus,
yaitu mereka yang duduk bersama dengan Dia dan yang melakukan kehendak Allah
(ay. 35).
Dari
empat peristiwa pertama kita melihat, berkebalikan dari roh-roh jahat yang
rupa-rupanya mampu melihat kuasa Yesus yang sudah menyembuhkan banyak orang,
dan karena itu mereka menyembah (Yunani: prosepipton) Dia, dan kuasa-Nya
mengusir setan diberikan kepada para murid-Nya, para ahli Taurat yang datang
dari Yerusalem malah mengatakan bahwa Yesus kerasukan roh jahat dan mempunyai
kuasa kegelapan. Lebih parah lagi, mereka menuduh Yesus menggunakan kuasa
penghulu setan untuk mengusir setan.
Sungguh
ironis sesungguhnya, sedangkan roh-roh jahat itu tersungkur menyembah Yesus,
sementara para ahli Taurat menuduh Yesus dengan dua tuduhan yang jahat:
menyebut Yesus kerasukan Beelzebul dan menggunakan kuasa penghulu setan. Inilah
yang disebut Tuhan Yesus dengan: Menghujat (blasphemeo) Roh Kudus! Dosa
seperti ini, kata Yesus, tidak mendapatkan ampun selama-lamanya.
Inilah
yang menjadi topik khotbah kita Minggu ini: “Jangan Menghujat Roh Kudus.â€
Sesungguhnya para ahli Taurat tahu bahwa Yesus tidak kerasukan setan, tetapi
mereka tetap melontarkan tuduhan keji atas Yesus. Saudara-saudara sekalian,
orang bisa saja dan bebas saja tidak mempercayai Yesus dan tidak menyembah Dia.
Namun, menghujat Dia, yaitu dengan menuduh Yesus kerasukan setan dan
menggunakan kuasa penghulu setan, adalah tuduhan yang jahat dan keji atas kuasa
Roh Kudus Allah yang bekerja melalui Yesus.
Kata
‘menghujat’ (blasphemeo) itu berarti tidak berdasar, tidak benar, yang
dilontarkan karena didorong oleh rasa dengki dan rasa permusuhan dari seseorang
kepada seseorang yang lain. Inilah yang dilakukan oleh para ahli Taurat dari
Yerusalem kepada Yesus. Perbuatan para ahli Taurat ini jangan sekali-kali kita
tiru. Jangan menghujat Roh Kudus, Roh kebenaran, Roh yang menyinari kebenaran
dan melawan hal-hal yang tidak benar. Kita tahu yang benar karena Roh Kudus
mengajarkan kita kebenaran. Oleh sebab itu, khotbah hari ini memanggil kita
untuk jangan sekali-kali menghujat Roh Kudus, Roh kebenaran itu.
Saudara
sekalian, melalui firman hari ini kita para murid Yesus terpanggil untuk
mengatakan kebenaran. Janganlah kita memfitnah teman-teman kita karena didorong
oleh rasa benci dan permusuhan. Jangan cemari nama baik orang lain karena
kedengkian kita. Janganlah ada dari antara kita yang mengeluarkan ‘ujaran
kebencian’, baik lisan maupun lewat media sosial/internet, tentang orang lain,
agama lain, suku lain, dan sebagainya. Para pelaku ujaran kebencian ini, selain
berdosa, juga dapat dihukum sesuai dengan hukum di negara kita. Marilah
sama-sama menjaga diri kita dan keluarga kita.
Khotbah
hari ini menyerukan kepada kita, marilah kita hindari dan jauhi
perbuatan-perbuatan yang dapat membawa kita kepada dosa yang tak terampuni,
yaitu menghujat Roh Kudus. Kalau pun kita harus menyatakan atau menuliskan
sesuatu tentang orang lain, hendaklah itu kita lakukan berdasarkan kebenaran
dan didorong oleh kasih persaudaraan bagi sesama. Hiduplah dalam kebenaran
sebagaimana yang diajarkan Roh Kudus kepada kita. Jika kita tidak menghujat Roh Kudus ke depan
kita melakukan firman/kehendak Allah yang Yesus ungkapkan dan dengannya menjadi
saudara, saudari, dan ibu Yesus (ay 31-35)
Amin!
Sosa Timur(harianSIB.com)Material pasir yang disebut berasal dari lokasi penyedotan menggunakan mesin aquari di Sungai Sutam, Desa Tanjung A
Simalungun(harianSIB.com)Kontingen Pekan Nasional (Penas) keXVII Petani Nelayan dari Kabupaten Simalungun tiba Kecamatan Limboto Kabupaten
Tapanuli Utara(harianSIB.com)Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung membangun ruangan Cath Lab untuk penanganan dan perawatan penyakit jan
Medan(harianSIB.com)Pemprov Sumut melalui PT Dhirga Surya Sumut resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Murni Sadar Tbk (RS Mu
Medan(harianSIB.com)Anggota Ombudsman RI Syafrida Rachmawati Rasahan dan jajarannya kunjungan kerja (Kunker) ke Kantor Wilayah Direktorat Je
Jakarta(harianSIB.com)Anggota Komite I DPD RI, Penrad Siagian, menilai UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN perlu direvisi untuk menghapus ket
Medan(harianSIB.com)Upaya pelarian empat pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan penadah dari wilayah Kabupaten Karo berakhir di
Binjai(harianSIB.com)Polres Binjai berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang sempat meresahkan warga.
Tanjungbalai(harianSIB.com)Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim, menerima kunjungan jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungbala
Tanjungbalai(harianSIB.com)Dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke80 tahun 2026, Polres Tanjungbalai menggelar kegiatan Car F
Sibolga(harianSIB.com)Polres Sibolga menggelar kegiatan doa bersama dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pe
Langkat(harianSIB.com)Dalam menyambut Hari Bhayangkara ke80 tahun 2026, Polres Langkat bersama PTPN IV Regional II Distrik Rayon Utara memu