Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 26 April 2026

Terkait Sampah di Pantai, Warga Beri Masukan Buat CCTV Hingga Beri Sanksi

Redaksi - Rabu, 04 Maret 2020 11:16 WIB
136 view
Terkait Sampah di Pantai, Warga Beri Masukan Buat CCTV Hingga Beri Sanksi
Foto: SIB/Riswan H Gultom
Foto: PANTAI BERSERI: Setelah mendapat penanganan sampah dari DLH, pantai Gunungsitoli kembali tampak berseri, seperti dijepret hariansib.com Rabu (4/3/2020) pagi hari 
Gunungsitoli (SIB)
Terkait pemberitaan hariansib.com soal sampah di pantai Gunungsitoli beberapa hari lalu, banyak warga mengapresiasi serta memberi sejumlah masukan kepada Pemko untuk terjaganya kebersihan, Rabu (4/3/2020).
"Perlu pemasangan CCTV untuk memantau aktivitas warga disana supaya diketahui siapa siapa yang membuang sampah dan limbah kuliner," usul warga, Relius Telaumbanua.
Sementara warga lain Sefia Gulo menyampaikan melalui media hariansib.com agar Pemko Gunungsitoli memberlakukan peraturan daerah. Bagi warga yang membuang sampah sembarangan diberi sanksi. "Seperti di Bali, peraturan tidak membuang sampah bagi warga atau wisatawan sangat tegas. Ada juga daerah wisata yang memberlakukan denda, jika tidak sanggup membayar maka ditahan," katanya.
Sementara Yosa Hulu berpendapat, banyaknya sampah dimaknai dengan kekurangsadaran. Oknumnya dapat dikategorikan pelaku kejahatan lingkungan. Namun di sisi lain, hal ini merupakan indikator perkembangan yang mencirikan kota modern. Ia meminta tindak tegas pelaku, dan kelola sampah dengan baik.
Pembuatan Perda menurut Ama Linda Hulu, langkah yang tepat dalam meminimalisir pembuangan sampah ke laut. Dengan adanya larangan hukum serta sanksi, masyarakat akan berpikir dua kali.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)Gunungsitoli, Yarni Waty Gulo mengapresiasi seluruh masukan warga. Ia pun mengaku aktif berdiskusi dengan jajarannya menanggulangi sampah sesuai saran masyarakat.
Sebelumnya, sampah berserak di pantai Gunungsitoli. Kepala DLH yang menerima informasi langsung bergerak cepat melakukan pembersihan menggunakan alat berat dan tenaga manusia, hingga pantai kembali tampak berseri. (*)


Editor
:
SHARE:
komentar
beritaTerbaru