Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 28 April 2026

Dinkes Bantah Rumor Warga Taput Suspect Virus Corona

Redaksi - Kamis, 05 Maret 2020 16:48 WIB
111 view
Dinkes Bantah Rumor Warga Taput Suspect Virus Corona
gatra.com
Foto ilustrasi
Tarutung (SIB)
Beredar rumor, Rabu (4/3/2020) yang menyebutkan tiga warga Tapanuli Utara suspect virus corona (COVID -19). Rumor tersebut hingga membuat resah masyarakat dan sempat dilanda ketakutan.
Ketiga orang masih satu keluarga yang salah seorang di antaranya inisial KRH (26) bekerja sebagai awak kapal pesiar dan pernah berlayar ke satu negara yang terjangkit virus corona.
Setibanya di Tapanuli Utara dari pulang berlayar, KRH mengalami sakit batuk dan pilek. Sakit yang diderita membuat keluarga kawatir hingga menghubungi Dinas Kesehatan Tapanuli Utara.
Informasi tersebut langsung merebak hingga beredar rumor ada warga Taput suspect virus corona.
Menyikapi hal tersebut, Dinas Kesehatan Tapanuli Utara dan RSUD Tarutung memberikan keterangan pers, Kamis (5/3/2020) di Kantor Bupati Tapanuli Utara dan menegaskan tiga warga Taput berinisial KRH (26), PS (62) dan RH(42) negatif terjangkit virus Corona .
Dinas Kesehatan Taput melalui Kabid Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Risma Panjaitan bersama Kasi Survelence dan Imunisasi dr Rustam Simbolon menyebutkan KRH, PS dan RH merupakan satu keluarga. Pada tanggal 3 Maret 2020, KRH menelepon tim medis Dinkes Taput karena ia menderita batuk dan pilek.
"KRH bekerja di kapal pesiar dan baru kembali ke Indonesia tanggal 29 Februari 2020. Ia mengaku pernah berlayar ke negara terjangki virus corona. Hasil pemeriksaan kesehatan yang kita lakukan terhadap KRH, PS dan RH di RSUD Tarutung, ketiganya negatif virus Corona, " sebutnya.

Sementara Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Tarutung dr Janri Aeoyogie Nababan menjelaskan, mendapat informasi dari Dinkes Taput pihaknya menjemput ketiga pasien lalu dibawa ke ruang isolasi RSUD Tarutung. "Kita lakukan pemeriksaan foto ronsen dan pemeriksaan darah. Hasil pemeriksaan kita, ketiganya negatif virus COVID- 19 atau virus Corona. Kita juga telah koordinasi dengan tim medis Rumah Sakit Umum Adam Malik," ujarnya.
Janri menjelaskan melalui konsultasi dengan Tim Pinere Rumah Sakit Umum Adam Malik, walau ketiganya negatif virus COVID-19, namun masuk dalam pengawasan selama 14 hari dan diisolasi di rumahnya serta dilarang melakukan aktivitas.
"Selama masa isolasi, tim dari Dinkes Taput akan memantau temperatur suhu badan setiap per 8 jam karena memang ciri utama Virus Corona adalah peningkatan suhu disertai batuk dan sesak nafas, " jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Kemenkes RI telah menetapkan RSUD Tarutung sebagai salah satu rumah sakit rujukan pasien vorus corona. (*)

Editor
:
SHARE:
komentar
beritaTerbaru
Rahmat Rayyan Nasution

Rahmat Rayyan Nasution

Medan(harianSIB.com)Anggota Komisi D DPRD Sumut Rahmat Rayyan Nasution, melontarkan kritik keras terhadap kerusakan parah ruas jalan provin