Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 02 Agustus 2026

Bule Asal Ceko Terlantar di Jalanan Jakarta, Dibawa ke RS Jiwa

- Senin, 07 November 2016 18:23 WIB
166 view
Bule Asal Ceko Terlantar di Jalanan Jakarta, Dibawa ke RS Jiwa
Jakarta (SIB) -Seorang Warga Negara Ceko, saat ini berada di Panti Sosial Bina Insan (PSBI), Kedoya, Jakarta Barat, karena berjalan di Jl Gatot Subroto. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa belum menerima laporan mengenai hal tersebut.

"Kasus ini (WN Ceko) saya belum menerima konfirmasi," kata Khofifah kepada wartawan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (6/11).

Khofifah menjelaskan, tugas dari Kemensos adalah memberi perlindungan kepada Warga Negara Indonesia. Dia pun akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk masalah WNA.

"Misal ada anak-anak dari salah satu negara, IOM (Organisasi Internasional untuk Migrasi) menyampaikan itu kepada Kemensos, jadi kemanusiaan Kemensos akan memberikan perlindungan. Saya sudah ketemu beberapa dari mereka. kami koordinasikan dengan Kemlu," kata Khofifah.

Kemensos akan memberikan perlindungan terhadap WNA yang terlantar. Setelah itu, bekerja sama dengan IOM dan Kemlu akan dipulangkan ke negaranya.

"Mereka yang ada perlindungan Kemensos sampai kembali ke daerahnya, kalau luar negri itu bersama IOM, sering kok kita kerja sama. karena tidak hanya kasus itu," kata Khofifah.

Teriak-teriak
Sementara itu, Kepala Dinsos Jaksel Mursyidin menjelaskan, bule tersebut diduga baru kehilangan uang dan ada masalah di Bali.

"Sepertinya dia punya masalah di Bali. Di Bali punya masalah di bar. Tasnya katanya dirampas dua orang tapi anehnya paspornya masih ada," kata Mursyidin dalam keterangan tertulisnya.

Ia menduga, bule yang belum diketahui namanya tersebut sedang mengalami depresi berat. Sempat mengaku tengah menunggu temannya, namun tak bisa menjelaskan saat ditanya siapa nama teman yang dimaksud.

"Kelihatannya depresi berat. Dia teriak-teriak butuh uang, butuh hotel tempat tinggal, butuh internet. Dia mengaku sudah capek badannya. P3S menawari air minum tidak mau. Ketika di mobil P3S dia mengatakan saya tidak melakukan apapun saya mau menunggu teman saya saja. Di mobil dia diam saja tidak mau difoto," tuturnya

Mursyidin menambahkan, perempuan itu menaruh paspornya di celana dalam karena takut hilang. Disebutkan bahwa dia memang kerap tak akur dengan temannya di Bali.

"Paspornya ditaruh di celana dalam karena takut hilang. Dia sering kena tipu sama temannya dan beranten sama temannya. Sampai kepalanya kena botol dan gelas. Sering di Bali barang-barangnya hilang," jelas dia. (detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru