Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 02 Mei 2026

Anggota TGUPP DKI Dipangkas Jadi 50 Orang, Rencana Anggaran Tetap Rp 19,8 M

- Kamis, 12 Desember 2019 19:06 WIB
127 view
Anggota TGUPP DKI Dipangkas Jadi 50 Orang, Rencana Anggaran Tetap Rp 19,8 M
news.detik.com
Plt Kepala Bappeda DKI Suharti
Jakarta (SIB)
Plt Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Suharti mengatakan rencana anggaran untuk Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) tetap Rp 19,8 miliar. Perubahan hanya pada pengurangan anggota dari 67 menjadi 50 orang.

"Tidak berubah. Kan kemarin (Rapat Banggar) tidak dibahas (perubahan anggaran)," ucap Suharti kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (11/12).

Suharti menjelaskan, putusan saat rapat Banggar RAPBD DKI 2020 pada Senin (9/12) malam tidak mengurangi rencana anggaran. Sehingga, tidak ada pemotongan anggaran.

"Kalau anggaran kan tidak dipotong, keanggotaannya yang dipotong. Nah itu nanti pelaksanaannya (pemotongan anggota) sesuai dengan SK Gubernur saja," ucap Suharti.

Diketahui, rapat Banggar DPRD DKI memutuskan anggota TGUPP dikurangi dari 67 menjadi 50 orang. Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi selaku pimpinan memang tidak menyebut nominal angka yang diubah saat memutuskan.

"Dengan menyatakan bismillah TGUPP saya putuskan 50 orang. Yang double job tolong diganti uangnya dikembalikan ke kas daerah," ucap Prasetio, saat rapat Banggar RAPBD, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (9/12).

Namun, setelah selesai rapat, Prasetio meminta ada penyesuaian dari rencana Rp 19,8 miliar. Hal itu disampaikan saat wawancara kepada wartawan.

"Lima puluh orang, disusut kan (anggaran) nanti kelihatan angkanya. Yang mana yang disusut sudah ada pergubnya, pokoknya 50 orang, nanti dihitung," kata Prasetio, kepada wartawan.

Belum Pilih Pengganti
Marco Kusumawijaya mengundurkan diri dari posisi Ketua Bidang Pengelolaan Pesisir, Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum memilih penggantinya.

"Belum ada arahan untuk penggantinya, tapi sejak 1 Desember beliau mengundurkan diri," ucap Plt Kepala Bappeda DKI, Suharti di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (11/12).

Menurut Suharti, Marco mengatakan alasannya mundur dari TGUPP lantaran ingin menyelesaikan buku. Pihak Pemprov DKI hanya mengetahui itu saja alasan Marco mundur.

"Saya tanya kenapa, ingin fokus menulis buku. Bukunya yang sudah tertahan lama belum selesai juga," kata Suharti.

Soal pengunduran diri Marco dari TGUPP tersebar di media sosial Twitter. Akun Twitter @digeeembok mengunggah foto tangkapan layar terusan pesan, di mana isinya Marco menyatakan pamit undur diri dan tidak lagi menjadi anggota TGUPP per 1 Desember.

Marco merupakan pengamat perkotaan yang memimpin tim untuk mengatasi masalah pesisir sejak Juni 2018. Anggota timnya, yaitu eks Dirjen Kelautan KKP, Sudirman Saad; eks Direktur Eksekutif Walhi, Khalid Muhammad; eks ICLEI, Irvan Pulungan; pakar kelautan ITB, Muslim Muin. (detikcom/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru