Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 23 Februari 2026

Gibran Soal Ujian Cawalkot Solo di PDIP: Ditanya Visi Misi hingga Radikalisme

Redaksi - Selasa, 11 Februari 2020 21:32 WIB
319 view
Gibran Soal Ujian Cawalkot Solo di PDIP: Ditanya Visi Misi hingga Radikalisme
Foto: Ant/Galih Pradipta
IKUTI UJI KELAYAKAN: Bakal Calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka tiba di Kantor DPP PDI-P, Menteng, Jakarta, Senin (10/2). Gibran datang untuk menjalani fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan sebelum maju menjadi calon Wali k
Jakarta (SIB)
Bakal Calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka sudah mengikuti fit and proper test. Apa yang ditanyakan dalam fit and proper test tersebut?

Gibran mengaku selama fit and proper test itu, dirinya diberi banyak pertanyaan. Namun dia tidak merinci apa-apa saja pertanyaan itu.

"Lumayan banyak (pertanyaan) tadi," ujar Gibran usai melakukan Fit and Proper Test di kantor DPP PDIP, Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (10/2).

Meski begitu, Gibran mengatakan salah satunya pertanyaan yang ia dapatkan adalah soal visi misi dia untuk Kota Solo hingga radikalisme.

"Solo mau dibawa ke mana, masalah radikalisme, komitmen ke partai," ujarnya.
Gibran mengaku optimistis dengan hasil yang akan didapatkannya "Ya optimis," singkatnya.
Dikatakan Gibran, partai lain sudah ada yang berniat mendukungnya maju. Namun dia menegaskan tetap akan setia pada PDI-Perjuangan.

"Saya memang dengar partai lain sudah berkomitmen untuk mendukung tapi saya tetap setia dengan PDI Perjuangan.
Untuk diketahui PDIP menggelar uji kelayakan dan kepatutan bagi bakal cawalkot Solo. Dari informasi yang dihimpun, undangan dari DPP PDIP dikirimkan kepada tiga orang bakal calon melalui DPC PDI-P Solo, yaitu Gibran Rakabuming Raka, Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan fit and proper test tersebut digelar sesuai dengan mekanisme partai.
"Hari ini kami sesuai arahan ibu Megawati Soekarnoputri mengadakan fit and proper test terhadap calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta. Sebagaimana kita ketahui, Kota solo itu juga penting dan strategis karena proses kepemimpinan Pak Jokowi juga berasal dari Solo dan di situ merupakan a heart-nya banteng di Jawa tengah dan Indonesia sehingga fit and proper test dilakukan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan mekanisme partai," Kata Hasto. (detikcom/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru