Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Banjir Bandang Terjang 3 Kecamatan di Sulsel, 1 Tewas 3 Hilang

Redaksi - Minggu, 14 Juni 2020 20:12 WIB
215 view
Banjir Bandang Terjang 3 Kecamatan di Sulsel, 1 Tewas 3 Hilang
Foto: dok. Istimewa
Ilustrasi, banjir di Bantaeng, Sulsel. 
Makassar (SIB)
Sejumlah wilayah kecamatan di Jeneponto, Sulawesi Selatan, terkena banjir bandang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyebut 1 orang d2ilaporkan tewas, sementara 3 lainnya hilang terseret arus banjir.

"Untuk sementara 4 korban jiwa, 1 sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tadi malam, sekarang lanjut lagi pencarian 3 orang yang hilang," ujar Kasi Kedaruratan BPBD Jeneponto Mus Mulyadi kepada wartawan, Sabtu (12/6).

Banjir bandang mulai menyapu permukiman warga di tiga wilayah kecamatan di Jeneponto, yakni Rumbia, Binamu, beserta Turatea, sekitar pukul 18.00 Wita, Jumat (12/6). Ketinggian air disebut setinggi pinggang orang dewasa atau sekitar 1 meter hingga memaksa sebagian warga mengungsi.

"Ada beberapa yang diungsikan ke lokasi yang aman. Dia mengungsi ke tetangganya atau ke kampung tetangga. Jadi ada semacam swadaya sesama masyarakat," ujar Mulyadi.

Sementara itu, sebagian warga yang memiliki rumah panggung alias rumah yang lebih tinggi memilih bertahan di dalam rumah meski diminta untuk dievakuasi petugas.

"Ada masyarakat yang mau dievakuasi petugas, tetapi dia ngotot mau menjaga rumahnya. Tetap di dalam rumahnya yang notabene rumahnya itu rumah panggung," katanya.

Banjir tersebut, lanjut Mulyadi, juga sempat membuat jalan provinsi di Jeneponto terputus alias tidak bisa diakses.
"Kecamatan Binamu itu termasuk wilayah perkotaan, jalan provinsi di sana sempat tidak bisa dilewati kendaraan. Hampir pukul 05.00 Wita tadi baru bisa diakses, itu pun baru kendaraan besar yang bisa lewat," katanya.

Mulyadi menambahkan, hingga saat ini air sedikit surut, namun SAR gabungan masih siaga di sejumlah titik banjir. Warga diimbau waspada lantaran sewaktu-waktu air bisa kembali meninggi.

"Jadi perkembangan saat ini itu kita warga Jeneponto masih tetap waspada disebabkan oleh banjir tidak bisa diprediksi," katanya. (detikcom/f)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru
PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

Jakarta(harianSIB.com)PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatat laba periode berjalan yang dapat diat