Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 02 Mei 2026

Bantu Petani Swadaya, 3 Perusahaan Industri Kelapa Sawit Jalin Kerja Sama

Redaksi - Sabtu, 07 November 2020 17:17 WIB
316 view
Bantu Petani Swadaya, 3 Perusahaan Industri Kelapa Sawit Jalin Kerja Sama
Internet
Webinar program Smile.
Jakarta (SIB)
Tiga perusahaan terkemuka dalam industri kelapa sawit, Kao, Apical Grup, dan Asian Agri meluncurkan inisiatif SMILE atau SMallholder Inclusion for Better Livelihood dan Empowerement untuk membantu petani swadaya dalam meningkatkan produktivitas, memperoleh sertifikasi internasional, dan mendapatkan premi dari penjualan minyak sawit yang bersertifikat.

Peluncuran SMILE melalui webinar berjudul ‘SMILE to Empower Smallholders’ diikuti 500 peserta yang berasal dari undangan Asian Agri, Kao dan Apical. Panel pembicara eksekutif dari berbagai organisasi juga diundang untuk berbagi pengetahuan terkait petani kecil dan masalah yang dihadapi saat ini.

Presiden dari Apical Grup, Dato’ Yeo How menjelaskan, inisiatif yang akan berlangsung selama 11 tahun ini berupaya untuk membangun rantai pasok yang ramah lingkungan melalui kerja sama dengan petani swadaya yang telah berkontribusi lebih dari 28% minyak sawit dari keseluruhan pasar minyak sawit Indonesia. SMILE akan melaksanakan aktivitas sesuai dengan kerangka kerja RSPO dan memastikan ketertelusuran hingga ke perkebunan kelapa sawit untuk membangun rantai pasok yang ramah secara lingkungan dan sosial.

“SMILE berupaya untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan petani swadaya melalui kemitraan dan memperluas lingkup keberhasilan Asian Agri yang telah membangun kemitraan jangka panjang bersama para petani. SMILE menyadari tantangan yang dihadapi petani swadaya sebagai pelaku usaha dalam meningkatkan produktivitas kebun mereka akibat pengetahuan dan kemampuan teknis yang terbatas,” ujar Kelvin Tio, Managing Director Asian Agri.

Managing Executive Officer Kao Corporation Negoro Masakazu menyebutkan, Kao menggunakan sekitar 500 ribu ton minyak inti sawit per tahun. Jumlah ini menyerap sekitar 7% dari minyak inti sawit yang diproduksi di Indonesia dan Malaysia. Untuk memenuhi tanggung jawab sebagai salah satu konsumen besar minyak sawit dan untuk membantu menyelesaikan masalah terkait industri minyak sawit di Indonesia, Kao telah meluncurkan proyek SMILE bersama Apical dan Asian Agri. "Melalui peningkatan hasil petani swadaya dan pencapaian sertifikasi RSPO, kami yakin ini dapat mengarah pada tidak adanya eksploitasi untuk perkebunan baru, membantu mencegah kerusakan lingkungan dan meningkatkan mata pencaharian petani swadaya. Kami berharap pabrik Jepang lainnya juga akan meningkatkan upaya tersebut, selangkah demi selangkah. Dengan semakin banyaknya perusahaan yang melakukan aktivitas semacam ini, kami dapat bergerak mantap untuk mengatasi tantangan ini,” katanya.

Chief Operating Officer RSPO, Bakhtiar Talhah menambahkan, Kao, Apical dan Asian Agri telah membantu petani mencapai sertifikasi RSPO melalui peningkatan kapasitas, praktik perkebunan terbaik, atau pembelian kredit RSPO. "Melalui semangat dan tanggung jawab bersama, kami mengundang lebih banyak perusahaan untuk memperjuangkan standar petani swadaya RSPO yang baru untuk meningkatkan keterlibatan petani dalam agenda keberlanjutan untuk meningkatkan mata pencaharian mereka dan memberikan akses yang lebih luas ke pasar internasional,” sebutnya.

Webinar yang berlangsung selama 2 jam dihadiri oleh perwakilan dari asosiasi petani H. Sutoyo (Ketua Asosiasi Anugrah) dan Setara Jambi Nurbaya Zulhakim (Direktur). (Rel/R6/a)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru