Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 24 April 2026

Status Siaga, 657 Hektare Lahan Terbakar di Riau, 9 Pelaku Ditangkap!

* Tujuh Daerah Diminta Buat Pencegahan Dini
Redaksi - Rabu, 17 Maret 2021 11:03 WIB
428 view
Status Siaga, 657 Hektare Lahan Terbakar di Riau, 9 Pelaku Ditangkap!
Foto: Antara/Rony Muhammad
PADAMKAN KEBAKARAN: Petugas TNI menyemprotkan air untuk memadamkan kebakaran lahan gambut di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (9/3). Satgas Karhutla Riau terus berupaya mel
Pekanbaru (SIB)
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau sejak 2021 ini tercatat sudah mencapai 657 hektare. Dari jumlah itu, ada 9 pelaku pembakar lahan ditangkap.

Kebakaran lahan ratusan hektare tersebut terjadi di 7 daerah di Riau. Ketujuh daerah adalah Kota Dumai, Bengkalis, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Meranti, Siak, dan Pelalawan.

Kapolda Riau, Irjen Agung Setya, menyebut para pelaku ditangkap di lokasi kejadian. Salah satu faktornya, kata Agung, adalah terkait ekonomi.

"Sampai hari ini ada 9 pelaku karhutla yang ditangkap. Motifnya karena faktor ekonomi," kata Agung di kantor Gubernur Riau, Selasa (16/3).

Menurutnya, pelaku nekat membakar lahan untuk membuka lahan perkebunan. Namun ada juga yang mengambil madu di hutan dan ditinggalkan begitu saja sampai akhirnya terjadi kebakaran lahan.

Para pelaku yang ditangkap, lanjut Agung, merupakan perorangan. Tetapi tak tertutup kemungkinan, jika ada korporasi yang terlibat, akan diusut tuntas.

"Kami akan teruskan penegakan hukum ini, tidak terbatas pada orang perorangan saja. Korporasi yang melakukan, jika terjadi ini semua harus bertanggung jawab," katanya.

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar usai apel siaga menyebut karhutla telah terjadi di sejumlah kabupaten dan kota. Pemprov Riau telah menetapkan status Siaga Bencana Karhutla pada 15 Februari-31 Oktober.

"Sampai 12 Maret 2021, kebakaran hutan dan lahan telah mencapai seluas 657 Ha. Ada 215 titik hotspot juga terpantau," ujar Syamsuar.

Selain sudah ditetapkan status siaga oleh Pemprov Riau, Syamsuar menyebut tujuh kabupaten/kota juga sudah menetapkan hal yang sama. Ketujuh daerah itu adalah Dumai, Bengkalis, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelawawan, Meranti, dan Siak.

Syamsuar kemudian meminta semua pihak untuk memperhatikan pesan khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Salah satunya soal pencegahan dini agar lahan terbakar tidak terus meluas.

"Tujuh daerah yang sudah menetapkan ini harus siaga sejak dini. Jangan biarkan api membesar, harus tanggap, jangan sampai terlambat dan kemudian api sudah sulit dikendalikan," katanya.

Terakhir Syamsuar meminta penegakan hukum terus dilakukan. Ia minta penegak hukum menindak tegas pelaku pembakar lahan.

"Agar langkah penegakan hukum dilakukan tanpa kompromi dan sanksi yang tegas baik administrasi, perdata maupun pidana sehingga ada efek jera," katanya. (detikcom/d)
Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru