Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 22 September 2026

PLN-Kejati Aceh Perkuat Sinergi Percepatan Recovery dan Pembangunan Infrastruktur Listrik

Leo Bastari Bukit - Jumat, 28 Agustus 2026 14:40 WIB
1.640 view
PLN-Kejati Aceh Perkuat Sinergi Percepatan Recovery dan Pembangunan Infrastruktur Listrik
Foto Dok/PLN SBU
KUNJUNGAN: Kunjungan silaturahmi General Manager PLN UIP SBU Rizki Aftarianto bersama jajaran ke Kantor Kejati Aceh, Rabu (26/8/2026).

Banda Aceh (harianSIB.com)

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh dalam mendukung percepatan pemulihan dan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Aceh.

Sinergi tersebut dilakukan melalui kunjungan silaturahmi General Manager PLN UIP SBU Rizki Aftarianto bersama jajaran ke Kantor Kejati Aceh, Rabu (26/8/2026).

Pertemuan yang mengusung semangat Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026 itu turut membahas berbagai langkah strategis untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan pascabencana sekaligus penguatan jaringan transmisi di Aceh.

Kepala Kejati Aceh Teuku Rahmatsyah menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus membangun sinergi dengan PLN, khususnya dalam mendukung percepatan pemulihan dan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

Baca Juga:
"Saya merupakan putra daerah, sehingga ada kepentingan besar terhadap kemajuan Aceh dan ada rasa memiliki. Dengan demikian, apabila terdapat persoalan di lapangan, pendekatan dan penyelesaiannya diharapkan dapat dilakukan dengan lebih mudah," ujar Teuku Rahmatsyah.

Menurutnya, pemulihan sistem kelistrikan perlu berjalan seiring dengan program strategis pemerintah. Koordinasi sejak awal dinilai penting untuk mempercepat penyelesaian persoalan di lapangan, termasuk yang berkaitan dengan pertanahan.

Ia juga mendorong koordinasi lintas kementerian dan instansi agar proses pengecekan, pengukuran lahan hingga pembangunan jalur transmisi dapat dilakukan secara efektif dan tidak berulang.

Sementara itu, General Manager PLN UIP SBU Rizki Aftarianto mengatakan PLN masih fokus melakukan recovery terhadap sejumlah jalur transmisi 150 kV yang menjadi tulang punggung sistem kelistrikan Aceh. Jalur tersebut di antaranya transmisi 150 kV Arun-Bireuen, Bireuen-Peusangan, serta Pangkalan Brandan-Langsa.

"Saat ini PLN masih dalam tahap recovery pascabencana pada sejumlah jalur transmisi 150 kV yang masih menjadi backbone sistem kelistrikan Aceh. Untuk mencegah gangguan besar pada sistem kelistrikan kembali terjadi, PLN terus melakukan penguatan sistem, baik dari sisi barat maupun timur Aceh," kata Rizki.

Dari sisi barat, penguatan sistem dilakukan melalui pembangunan infrastruktur yang menghubungkan Banda Aceh hingga Subulussalam. Salah satu tahapan pentingnya adalah penyelesaian pembebasan lahan tapak tower jalur transmisi 150 kV Tapaktuan-Subulussalam.

Sementara dari sisi timur, PLN menyiapkan penguatan sistem melalui jaringan transmisi tegangan ekstra tinggi 275 kV, termasuk SUTET 275 kV Sigli-Arun dan Arun-Pangkalan Susu yang secara keseluruhan mencapai hampir 1.000 tower.

Rizki berharap dukungan Kejati Aceh dapat terus diperkuat dalam mengawal berbagai program strategis pemerintah di bidang ketenagalistrikan.

"Dengan masih banyaknya pekerjaan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di UIP SBU, kami sangat mengharapkan pendampingan dari Kejati Aceh dalam mengawal program-program strategis pemerintah, khususnya di bidang ketenagalistrikan," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan dan pendampingan Kejati Aceh kepada PLN melalui UPP SBU 1. Menurutnya, sinergi lintas instansi semakin penting karena sistem kelistrikan Aceh memiliki keterkaitan dengan keandalan sistem kelistrikan Sumut.

Manajer Unit Pelaksana Proyek (MUPP) SBU 1 Bondan Pakso Dandu menambahkan, penguatan sistem kelistrikan di wilayah kerja UPP SBU 1 ke depan akan diperkuat melalui pembangunan SUTET 275 kV Sigli-Arun.

"Sesuai yang telah disampaikan Bapak General Manager dan selaras dengan RUPTL 2025-2034, penguatan sistem kelistrikan di Sumatera Bagian Utara, khususnya di wilayah kerja UPP SBU 1, ke depan akan diperkuat melalui pembangunan SUTET 275 kV Sigli-Arun," ujar Bondan.

Ia menyebutkan, kerja sama dalam proses recovery jalur transmisi 150 kV Arun-Bireuen telah memberikan dampak positif terhadap kelancaran pekerjaan di lapangan.

Sedangkan pembangunan jalur transmisi 150 kV Bireuen-Peusangan masih terus berjalan dan membutuhkan dukungan, khususnya dalam tahapan pengumuman nilai kompensasi Right of Way (ROW).

Pertemuan PLN dan Kejati Aceh juga menekankan pentingnya konsinyering serta koordinasi lintas bidang dan instansi dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang bersinggungan dengan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

Melalui sinergi tersebut, PLN UIP SBU berharap proses pemulihan dan pembangunan infrastruktur kelistrikan di Aceh dapat berjalan lebih efektif serta mendukung terwujudnya sistem kelistrikan yang andal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan menopang pertumbuhan ekonomi di Aceh dan Sumatera Bagian Utara. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemkab Simalungun Promosikan Produk Unggulan Daerah di Apkasi Otonomi Expo di Tangerang
Usia Tak Jadi Penghalang, Pria 53 Tahun Edarkan Ganja, 8 Paket Siap Edar Disita
Benda Diduga Peluru Ditemukan Dalam Daging Menu MBG di Lampung Utara
Bawa Ganja ke Sekolah, Seorang Siswa SMA Ditangkap Polres Toba
Alur Dana Rp250 Juta "Pengganti Oleh-oleh" di Adiankoting Taput Dipertanyakan Transparansinya
Empat Tim SSB Lolos 8 Besar Piala Soeratin U-13 dan U-15 Zona Sumut 2
komentar
beritaTerbaru