Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Titik Api Makin Banyak, Jarak Pandang di Riau Hanya 500 Meter

*6 Pesawat Tunda Penerbangan
- Kamis, 13 Februari 2014 15:04 WIB
394 view
Titik Api Makin Banyak, Jarak Pandang di Riau Hanya 500 Meter
Jakarta (SIB)- Sebaran titik api di Riau terus meningkat hingga mencapai 243. Titik api di wilayah Aceh dan Sumut masing-masing 75 dan 74 berdasarkan pantauan satelit NOAA18.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan pada bulan Februari hingga Maret 2014 diperkirakan di ketiga wilayah tersebut akan makin kering karena hujan di bawah normal menjadi kering.

Kondisi ini memicu pembakaran lahan dan hutan makin marak. Sebagian besar titik api berada di sekitar jalan atau dekat dengan permukiman. Ini menunjukkan bahwa kebaran tersebut disengaja atau dibakar, baik oleh individu maupun kelompok.

"Memang, 99 persen penyebab kebakaran lahan dan hutan di Indonesia adalah dibakar," kata Sutopo, Rabu (12/2/2014).

Kondisi ini menyebabkan jarak pandang di Riau hanya 1 km. Bahkan pada Selasa (11/2) jarak pandang kurang dari 500 m. Selain akibat kabut asap juga bercampur dengan awan fog yakni awan di permukaan tanah sebagai akibat penguapan yang tidak menghasilkan hujan dan awan-awan tersebut turun hingga permukaan.

"Akibatnya jadwal penerbangan mengalami keterlambatan. Kemarin 3 penerbangan yang terlambat hingga 3 jam, yaitu Garuda Indonesia, Lion Air dan Air Asia," sebut dia.

Kepala BNPB, Syamsul Maarif memerintahkan semua aparat, khususnya di daerah tegas menegakkan hukum. "Sudah banyak peraturan yang dibuat terkait kebakaran lahan dan hutan tetapi tidak dijalankan. Padahal kunci utama pengendalian kebakaran lahan dan hutan adalah di penegakan hukum," tutur Sutopo.

Sebaran titik api di beberapa wilayah adalah:

Riau = 243,Aceh = 75,Sumut = 74, Sumbar = 40,Jambi = 23,Kalbar = 9,Kalteng = 2,Sumsel, Babel, Bengkulu, Kalsel = 1.

Titik api pada kawasan konservasi: 1 hotspot di TN Tesso Nilo Riau, 2 hotspot di TN Gunung Leuser Sumut, 1 hotspot di TN Gunung Leuser Aceh, 1 hotspot di TN Berbak Jambi, 5 hotspot di SM Giam Siak Kecil Riau, 1 hotspot di SM Dangku Sumsel.

Tunda Penerbangan

Kabut asap yang pekat masih menyelimuti langit Pekanbaru. Imbasnya, banyak maskapai menunda keberangkatan menuju Pekanbaru.

Ini terjadi di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Rabu (12/2). Kabut asap pekat dari kebakaran lahan dan hutan lagi-lagi mengganggu jadwal keberangkatan sejumlah pesawat.

Data yang dihimpun di Bandara SSK II, keterlambatan kedatangan itu dimulai pukul 10.00 WIB. Setidaknya ada 6 penerbangan yang menunda keberangkatan selama 30 menit.

Maskapai yang menunda keberangkatan ke Pekanbaru itu adalah Garuda, Batik Air dari Jakarta. Ada lagi, Sky dari Kuala Namu, Sumut, Citylink, dari Subang Jabar, Air Asia dari Kuala Lumpur. Sedangkan Lion Air membatalkan keberangkatannya dari Batam.

"Penundaan keberangkatan rata-rata sekitar 30 menit. Ini karena jarak pandang di Bandara SSK antara 1.000 sampai 1.500 meter," kata Airport Duty Manager SSK II Pekanbaru, Baikuni kepada wartawan.(detikcom/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru