Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 10 September 2026
Bupati Rokan Hulu Resmikan Program Nasional Gerakan Deteksi Dini Kanker

Hubungan Suami Isteri Jangan Ada Pemaksaan, Perlu "Warming-UP"

- Kamis, 23 April 2015 18:17 WIB
258 view
Hubungan Suami Isteri Jangan Ada Pemaksaan, Perlu
Pasir Pengaraian (SIB)- Pencanangan program nasional percepatan peran serta masyarakat untuk pencegahan dan deteksi dini kanker rahim (servik) pada perempuan Indonesia 2015-2019, Selasa (21/4) diresmikan Bupati Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau, Drs H Achmad MSi  di Puskesmas Rambah Pasir Pengaraian.

 Selain bupati, juga hadir Ketua PKK, Ny Hj Magdalisni Achmad, Ketua GOW, Ny Hj Rahayuwati Hafith, Kadis Kesehatan, drg Grifino Dahli Hardi, Direktur RSUD  Dr Wildan Asfan Hasibuan MKes, para Kepala dinas, badan, kantor di lingkungan pemkab Rohul, Camat dan Upika Rambah, ,para Ketua PKK tingkat kecamatan, Ketua IBI (Ikatan Bidan Indonesia) Rohul dan para anggota, para guru TK dan PAUD se Kecamatan Rambah dan para Kades/Lurah.

Dalam laporannya Ketua PKK Rohul menyebutkan, data dari WHO (World Health Organitation) atau badan Kesehatan dunia,  kanker servik atau kanker leher rahim, merupakan penyakit yang paling ditakuti wanita,Tahun 2008 terjadi 12,7 juta kasus dan pada 2013 meningkat menjadi 14,1 juta kasus atau meningkat 12 %. Dari jumlah tersebut pada 2008 angka kematian menunjukkan 7,6 juta orang, dan pada 2013 meningkat menjadi 8,2 juta orang atau 8 %.  

Tingginya kasus kanker terhadap perempuan menggambarkan karena kurangnya informasi dan akses pelayanan. Perempuan yang kena penyakit kanker akan mengakibatkan kualitas hidup menurun, dan menambah deretan panjang masalah yang dihadapinya. Penyakit kanker membutuhkan proses panjang dari 10 hingga 20 tahun.

Peserta seluruh kecamatan di Rohul minimal 200 orang, sebanyak 100 orang akan menjalani pemeriksaan pada hari ini dan sisanya 100 orang sampai dengan 22 Nopember 2015, ungkap anggota DPRD provinsi Riau ini.

Sedangkan Bupati Rohul dalam sambutannya menandaskan, salah satu penyebab kanker servik ini adalah karena adanya pemaksaan kehendak dari  suami saat  istri belum siap dalam melakukan hubungan suami istri. Oleh karenanya, apabila mau berhubungan antara suami dan istri harus ada pemanasan (warming up). Jika  si istri belum siap maka si suami jangan memaksakan kehendak, terutama bagi pasangan usia subur, ungkapnya dengan berkelakar. Ibu-ibu usia antara 20 – 70 tahun penyakit ini sangat rentan. Juga perlu menjaga kebersihan diri baik bagian luar maupun bagian dalam. 

Di Rohul disinyalir telah ada penyakit tersebut, untuk itu kepada camat dan ibu camat agar mendorong ibu-ibu untuk beramai-ramai memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat.

Melalui dinas kesehatan akan dibuat surat kepada seluruh dinas, badan, kantor agar para pegawai perempuan berstatus PNS maupun Honor di seluruh Satker, di kantor camat, desa dan kelurahan wajib memeriksakannya. Hingga 31 mei 2015 ini ditargetkan 5 ribu pasien periksan kanker dengan sertifikat atau bukti pemeriksaan, dengan biaya gratis. Kita bersyukur derajat kesehatan masyarakat Rohul dari waktu ke waktu semakin baik, terang Achmad. (F04/w)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru