Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 10 September 2026
Diduga Dilatari Sengketa Lahan

Ribuan Warga Kampar Bakar Kantor Kebun Batu Langka di PTPN V

- Senin, 27 April 2015 14:18 WIB
515 view
Ribuan Warga Kampar Bakar Kantor Kebun Batu Langka di PTPN V
Pasir Pengaraian (SIB)- Diduga dipicu konflik lahan, ribuan warga Desa Salo dan Desa Kuok Kabupaten Kampar, provinsi Riau melakukan demonstrasi  yang berujung perusakan di Kantor PTPN V Kebun Batu Langka, desa Kabun, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau, Sabtu (25/4) sekira pukul 14.00 WIB.

Informasi yang berhasil dirangkum SIB, awalnya sejumlah warga kedua desa hanya melakukan aksi damai terkait tuntutan lahan ulayat Datuk Pandak yang sudah inkrah di Pengadilan Negeri Bangkinang. Namun, tiba-tiba warga diserang oleh Satgas dari perusahaan BUMN tersebut. Hal itulah yang memicu bentrok besar-besaran, hingga terjadi tindakan anarkis.

Konflik lahan antar warga Kampar dengan pihak PTPN V sudah berlangsung cukup lama dan kemudian pihak warga menindak lanjutinya melalui proses hukum. Dari kerusuhan itu, massa merusak kantor kebun dan arsip-arsip, membakar pos jaga, dan 4 sepeda motor milik karyawan.

Kapolres Rokan Hulu (Rohul), Polda Riau, AKBP Pitoyo Agung Yuwono SIK MSi, Minggu (26/4) melalui ponselnya mengatakan, kerusuhan di PTPN V Batu Langka, sudah mereda.

Dari aksi anarkis ribuan warga tersebut, belum ada yang ditahan polisi. Dilatari sengketa lahan, sesuai keterangan anak kemenakan (keturunan-red) dari Datuk Pandak warga Kabupaten Kampar kepada kepolisian, bahwa sebagian lahan kebun Batu Langka PTPN V merupakan milik ulayat sang Datuk, dan mereka sudah menang di pengadilan atas perkara lahan tersebut.

Kerugian yang dialami Kebun Batu Langka PTPN V belum bisa ditaksir. Dari kerusuhan tersebut, 5 sepeda motor, satu Pos Teropong/menara pemantau dibakar, sekira 44 unit rumah karyawan, 5 sepeda motor lain dirusak massa dan 1 unit lain hilang, terang Kapolres (F04/W)
 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru