Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 10 September 2026
Ekspedisi Jurnalis Batubara 2015

Pasca KAA, Kota Padang Jadi Tuan Rumah IOR ARC Tahun Ini

* Perlu untuk Percepatan Kemajuan Daerah Pesisir
- Selasa, 05 Mei 2015 17:50 WIB
335 view
Pasca KAA, Kota Padang Jadi Tuan Rumah IOR ARC Tahun Ini
SIB/Mahadi Sitanggang/ r
CINDERAMATA: Staf ahli Pemko Padang Firdaus Illyas didampingi Kabag Humas Pemko Padang Mursalim memberikan cinderamata kepada Assiten I Pemkab Batubara Ahmadan Chair didampingi Kabag Humas Andri Rahadian. Kehadiran mereka di Kota Padang, Senin (27/4), men
Padang (SIB)- Salah satu event internasional setelah Konferensi Asia Afrika (KAA) akan kembali diselenggarakan di Indonesia. Kali ini, Kota Padang di Sumatera Barat akan menjadi tuan rumah pertemuan Indian Ocean RIM Assosiation for Regional Cooperation (IOR ARC). Organisasi ini bergerak di tiga pilar, yaitu akademisi, bisnis dan pemerintahan. IOR ARC bertujuan memasilitasi perdagangan dan investasi negara-negara di kawasan Samudera Hindia.
Agenda penting Pemerintahan RI itu disampaikan Wali Kota Padang melalui staf ahli Firdaus Illyas dan Kabag Humas Mursalim, Senin (27/4) kepada rombongan Ekspedisi Jurnalis Batubara 2015.

Indonesia katanya menjadi anggota IOR ARC bersama 17 negara lainnya, seperti Australia, Bangladesh, India, Kenya, Iran, Madagaskar, Malaysia, Mauritius, Mozambique, Oman, Singapura, Afrika Selatan, Srilangka, Tanzania, Thailand, Uni Emirat Arab dan Yaman.

“Kerja sama perdagangan dan investasi negara-negara ini dikembangkan dalam tiga jalur utama, yaitu akademisi melalui forum IOR Academic Group (IORAG), pengusaha melalui IOR Bussines Forum (IORBF)dan jalur perdagangan dan investasi melalui Working Group on Trade and Investment (WGTI). Tahun ini, Kota Padang dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan negara-negara IOR ARC itu. Ini juga bagian penting dari agenda Pemerintahan RI setelah KTT Asia-Afrika,” kata Firdaus.

Upaya percepatan pembangunan tiga pilar utama antar negara itu dipandang sangat strategis dan dapat diterapkan untuk percepatan pembangunan daerah di sepanjang pesisir Selat Malaka. Asisten I Pemkab Batubara Ahmadan Chair, Kabag Humas Andri Rahadian kepada  rombongan Ekspedisi Jurnalis Batubara 2015 mengatakan, hal yang sama juga dapat dilakukan  melibatkan stake holder yang berkaitan dengan pesisir Selat Malaka di kawasan NKRI.

“Langkah awal yang akan kita lakukan sebelum organisasi semacam itu terbentuk, harus ada seminar. Kita bedah semua hambatan sampai peluang yang dapat mempercepat kemajuan di kawasan pesisir. Langkah kita ini akan kita komunikasikan dengan pemerintah pusat, provinsi dan pemerintahan daerah sepanjang pesisir. Tidak lupa kita libatkan kalangan pengusaha, investor sampai perwakilan masyarakat sebagai bagian tak terpisahkan di wilayah pesisir. Kita optimis, daerah lain mau mendukung gagasan ini,” kata Ahmadan didampingi Andri kepada wartawan di Kota Bukittinggi usai mengunjungi Kota Padang.

Walau tujuan gagasan itu untuk percepatan pembangunan, tambah Andri, perlu perencanaan yang matang. Banyak aspek-aspek lain yang harus dikomunikasikan dengan baik dan benar dengan daerah lain agar tidak timbul persepsi yang lain. Sebelum sampai pada tahap seminar, pembentukan opini menuju organisasi percepatan pembangunan kawasan pesisir juga perlu dilakukan. Dan peran serta media, kata dia, untuk membentuk opini ini sangat dibutuhkan.(C18/ r)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru